Arti dan Makna Tut Wuri Handayani

Tut Wuri Handayani ki hajar dewantara
kompas.web.id

3 Arti Tut Wuri Handayani

Pada saat kita masih duduk di bangku sekolah, tentu kita sering mendengar kalimat “Tut Wuri Handayani”. Kalimat dengan yang terdiri dari tiga kata ini juga memiliki tiga slogan atau ungkapan yang dibuat oleh pahlawan nasional sekaligus bapak pendidikan kita, Ki Hajar Dewantara. Kalimat ini juga memiliki logo yang selalu ada di sampul buku pelajaran maupun di dasi dan topi seragam.

Kalimat ‘Tut Wuri Handayani’ memang terkesan sederhana. Pun begitu terkandung makna mendalam tentang pentingnya sebuah keteladanan bagi seorang pendidik atau seorang pemimpin baik dari segi moral maupun semangat untuk anak didiknya.

Semboyan ‘Tut Wuri Handayani’ merupakan salah satu dari 3 prinsip yang diajarkan oleh bapak pendidikan kita, konteks yang sebenarnya berbunyi, “Ing ngarso sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani”.

Arti semboyan di atas adalah:

  • Ing ngarsa sung tuladha: “Yang berada di depan (pemimpin atau pendidik) harus memberi contoh yang baik kepada anak didiknya”.
  • Ing madya mangun karsa: “Yang berada di tengah (pemimpin atau pendidik) harus memberikan atau menuangkan ide-ide cemerlang sekaligus semangat“.
  • Tut wuri handayani: “Yang berada di belakang (pemimpin atau pendidik) harus memberi dorongan atau arahan kepada anak didiknya”.

Sejarah Tut Wuri Handayani

Sejarah Tut Wuri Handayani
infoana.com

Ada banyak sekali pejuang zaman dulu yang berjuang mati-matian dalam perang untuk mempertahankan tanah Nusantara dari para penjajah. Oleh karenanya ada banyak militan Indonesia yang terkenal namanya, tak terkecuali Ki Hajar Dewantara. Seorang pejuang sekaligus bapak pendidikan Indonesia.

Nama Ki Hajar Dewantara memang sangat kental bila disandingkan dengan sejarah awal pendidikan di Indonesia. Beliau juga telah mendirikan sebuah sekolah yang diberi nama Taman Siswa.

Pembuatan lembaga pendidikan itu bertujuan agar dapat melahirkan masyarakat yang trepelajar dan bisa bersaing dengan pendidikan kolonial pada waktu itu. Selain itu pendidikan juga berguna agar rakyat Indonesia disadarkan dari keterpurukan akibat penjajahan (dari segi fisik maupun budaya) dari negara asing.

Taman Siswa pertama kali didirikan pada 3 Juli 1922 silam. Pendirinya, Ki Hajar Dewantara yang memiliki nama asli Raden Soewardi Soejaningrat adalah orang yang pertama kali menciptakan sekaligus mengucapkan semboyan Tut Wuri Handayani.

Lambang atau Logo Tut Wuri Handayani

Tut Wuri Handayani

Mayoritas orang pasti akan mengatakan bahwa lambang Tut Wuri Handayani yang asli adalah lambang dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan layaknya keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 0398/M/1977 tanggal 6 September 1977 dengan arti lambangnya yang sebagai berikut:

  • Logo bidang segi lima yang berwarna biru muda, artinya menggambarkan suatu alam kehidupan dari pancasila.
  • Logo semboyan Tut Wuri Handayani, artinya penghormatan juga penghargaan kita terhadap mendiang Ki Hajar Dewantara. Hari lahir Ki Hajar Dewantara sendiri sudah dijadikan Hari Pendidikan Nasional.
  • Logo Belencong Menyala dengan Motif Garuda, artinya sebagai sebuah lampu yang dapat membuat suatu pertunjukkan kian hidup. Sedang arti burung Garuda sendiri ialah gambaran sifat gagah perkasa, dinamis, dan juga mampu juga mandiri mengarungi angkasa raya.
  • Logo Buku, artinya adalah buku sebagai sumber dari seluruh ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi kehidupan.
  • Logo Warna, artinya, warna putih pada ekor dan sayap dari burung garuda artinya suci, alias bersih tanpa pamrih. Warna kuning keemasan pada nyala api artinya sebuah keanggunan dan keluhuran dari suatu pengapdian. Warna biru muda pada bidang berbentuk segi lima artinya dengan memiliki pandangan hidup yang mendalam maka jiwa pengapdian yang dicurahkan tak akan kunjung putus.

Itulah penjelasan sederhana mengenai tiga makna Tut Wuri Handayani. Dan sebagai bagian dari republik Indonesia sudah selayaknya kita mengamalkan semboyan itu dengan menjadi seseorang yang mampun menjadi seorang pendidik maupun terdidik yang hormat pada perjuangan masa lalu.

Pencak Silat, Beladiri Asal Indonesia yang Diakui Dunia

Sejarah Pencak Silat Indonesia

Ada banyak seni bela diri di dunia ini, seperti Karate dari Jepang, Tae Kwon Do dari Korea, KungFu dari China, Kapuera dari Brazil, dan masih banyak lagi. Bahkan di satu negara tak hanya memiliki satu seni bela diri saja, Jepang bahkan memiliki Judo, Kendo, Aikido, Jujutsu, dan Kempo sebagai seni bela diri asli yang sekarang sudah banyak dipelajari oleh masyarakat dunia.

Di Indonesia sendiri juga memiliki cabang seni bela diri yang sudah populer. Apa lagi kalo bukan pencak silat? Pencak silat adalah seni bela diri yang merupakan warisan budaya dan leluhur Indonesia. Seni bela diri pencak silat terbilang sudah cukup tua, bahkan usianya lebih tua dari kemerdekaan Indonesia.

Konon, pada zaman dahulu, orang Indonesia memiliki sekaligus memakai beragam cara untuk melindungi diri mereka dan kelompoknya agar tetap bertahan hidup. Bukan musuh berwujud manusia yang mereka lawan, melainkan berupa tantangan alam seperti bencana alam atau serangan hewan yang mendadak.

Sejarah Pencak Silat

Pencak silat tak hanya sebuah kesenian semata, silat juga merupakan salah satu cabang olahraga, yaitu seni bela diri dari Asia Tenggara seperti Malaysia, Brunei Darussalam, Filipina, Singapura, Thailand, dan tentunya negara kita yang tercinta, Indonesia. Pada awalanya, pencak silat adalah sebuah tradisi kesenian yang disebar melalui tradisi Melayu Nusantara. Dan seiring berjalannya waktu, pencak silat juga tersebar ke Vietnam melalui orang Indonesia. Bahkan sekarang Vietnam sudah memiliki para pesilat tangguh yang tak kalah dari pesilat dari negara lain termasuk Indonesia.

Seni bela diri yang membutuhkan konsentrasi penuh ini diperkirakan telah tersebar ke seluruh kepulauan Nusantara sejak abad ke-7 Masehi. Pun begitu, belum ada yang bisa memastikan kapan asal mula pencak silat ini tersebar. Beberapa mengatakan bahwa tersebarnya pencak silat karena adanya keterampilan dari berbagai suku asli bangsa Indonesia.

Keterampilan yang dimaksud adalah keterampilan perang yang menggunakan berbagai senjata tradisional seperti parang, perisai, dan tombak. Contoh yang bisa diambil adalah suku Nias. Suku yang tinggal di pulau Nias dan sampai sekarang masih hidup dalam lingkungan adat dan kebudayaan yang tinggi ini telah menyebarkan seni bela dirinya sesuai adatnya, yaitu dengan menggunakan senjata parang. Masyarakat luas percaya bahwa suku Nias sama sekali belum tersentuh budaya luar hingga abad ke-20an.

Penyebaran Pencak Silat

Tak ada yang tahu pasti tentang bagaimana cara penyebaran pencak silat. Namun setelah ditelisik lebih dalam, pencak silat sebenarnya tersebar melalui mulut ke mulut atau bisa disebut dengan leluri. Contohnya, seperti guru ke murid atau orang tua ke anak. Maka tak mengherankan bila sejarah tertulis dari pencak silat sangat sukar ditemukan.

Beberapa mengatakan bahwa pencak silat menyebar melalui berbagai macam kisah seperti berbagai legenda dari berbagai daerah di Nusantara. Penyebarannya pun juga tidak serta merta secara langsung, pertama dari daerah satu ke daerah lainnya dan seterusnya hingga ke seluruh Nusantara. Kerajaan-kerajaan besar, seperti Sriwijaya dan Majapahit disebutkan memiliki pendekar-pendekar besar yang telah dilatih dengan ilmu pencak silat yang tinggi agar mereka dapat bertarung dengan musuh dengan kemahirannya.

Di Nusantara sendiri, silat juga memiliki julukan lain sesuai daerah masing-masing. Misalnya di daerah Minangkabau, di sini masyarakatnya menyebut silat dengan sebutan ‘silek’. Mereka meyakini bahwa pencak silat ini diciptakan oleh Datuk Suri Draja dari Pariangan, Tanah Datar, yang berada di kaki Gunung Marapipada.

Mereka percaya bahwa Datuk Suri Draja telah menciptakan dan mulai tradisi silat ini pada abad ke-11 masehi, hingga pada akhirnya pencak silat tersebar luas di seluruh tanah Nusantara, termasuk  Indonesia. Tanah Nusantara yang dimaksud di antaranya adalah Indonesia, Myanmar, Malaysia, Brunei Darussalam, sebagian Singapura, dan negara-negara lain yang berada di benua Asia bagian tenggara.

Kemudian, seiring waktu berjalan, para perantauan Minang mulai membawa sekaligus mengembangkan silek atau silat ini ke Tanah Asia Tenggara. Ada banyak kisah yang memuat cerita tentang silat dari berbagai daerah. Salah satu contohnya adalah kisah ‘Silat Cimande’. Kisah ini memuat cerita tentang seorang perempuan yang melakukan silat. Bukan dari manusia lain dia belajar, melainkan dari monyet dan harimau.

Tentunya di setiap daerah memiliki kisah masing-masing dengan tokoh yang memiliki kemampuan silat lebih tinggi daripada yang lainnya atau biasa disebut dengan pendekar. Ada banyak sekali pendekar silat yang hebat, beberapa contohnya yang terkenal adalah Si Pitung dari Betawi, Hang Tuah, Gajah Mada dari Jawa, dan masih banyak lagi. Selain sama-sama pendekar yang hebat dan kuat, mereka juga memiliki kemampuan dan keahlian yang berbeda-beda.

Seorang peneliti silat, Donald F. Draeger, memberikan pendapatnya mengenai bukti adanya seni bela diri yang bisa dilihat dari bermacam artefak senjata yang ditemukan dari masa klasik (Hindu-Budha) dan juga pada pahatan relief yang berisi orang-orang dengan sikap kuda-kuda di candi Prambanan dan Borobudur.

Draeger menuliskan pada bukunya bahwa senjata dan seni bela diri silat merupakan perpaduan yang tak terpisahkan, tak hanya dalam olah tubuh, pun juga pada hubungan spiritual yang terikat erat dengan kebudayaan Indonesia.

Sementara itu Sheikh Shamsuddin (2005) memberi pendapat bahwa adanya pengaruh ilmu bela diri dari India dan China dalam ilmu beladiri silat. Ini dikarenakan sejak awal pedagang maupun perantau dari India, China, dan mancanegara lainnya telah memberi pengaruh pada kebudayaan Melayu.

Persebaran Pencak Silat di Tanah Melayu

Sama seperti sebuah bahasa di dunia yang menyebutkan kata ‘apa’ dengan bahasa yang berbeda-beda. Saat pencak silat sudah tersebar ke tanah Melayu, pencak silatpun berkembang dengan berbagai nama dan aliran. Misalnya di Malaysia dan Singapura, pencak silat lebih ramai dikenal dengan aliran gayong cekak. Di negara dengan sebutan Gajah Putih alias Thailand, pencak silat memiliki nama ‘bersilat’, dan di negara Filipina disebut dengan ‘pasilat’.

Meskipun memiliki berbagai sebutan, istilah ‘silat’ lebih dikenal banyak orang di pelosok Asia Tenggara. Inilah penyebab pencak silat disebut merupakan tradisi yang tersebar dari Sumatera ke berbagai negara.

Oleh karena pengaruh para penyebar agama di Nusantara, sejarah pencak silatpun mulai tertulis sejak abad ke-14. Pada masa itu, perang untuk merebut wilayah, politik, juga kekuasaan masih gencar dilakukan, oleh karenanya dalam pelajaran beragama mengajarkan pencak silat sebagai perlindungan diri diri ketika menghadapi perang.

Pelajaran bela diri pencak silat ini diajarkan di dalam surau atau mushala, juga berbagai tempat-tempat keagamaan lain seperti madrasah dan pesantren. Biasanya, latihan pencak silat dilakukan sebelum atau sesudah mereka mengaji, sehingga silat diklaim sebagai ilmu bela diri yang merupakan bagian dari latihan spiritual mereka. Latihan inipun memiliki sebutan ‘menyemesta’ atau bersatu dengan alam. Sehingga tak heran bila banyak jurus yang dihasilkan dari elemen alam seperti hewan, tumbuhan, sekaligus bencana.

Dengan berjalannya waktu, pencak silat yang awalnya hanya sebagai ilmu bela diri dan seni tradisi kebudayaan tradisional saja, mulai dijadikan ilmu pendidikan bukan hanya sebagai bela diri melainkan bela negara yang menghadapi musuh dari negara lain.

Sekarang ini, pencak silat telah diakui sebagai budaya dari suku Melayu yang terdiri dari penduduk daerah Semenanjung Malaka dan pesisir pulau Sumatera, dan berbagai suku lainnya yang menggunakan bahasa Melayu sebagai bahasa pergaulan di berbagai daerah seperti Jawa, Kalimantan, Bali, Sulawesi dan banyak pulau lainnya yang berada dalam area Nusantara.

Perkembangan pencak silat yang terus-menerus menghasilkan beberapa oraganisasi pencak silat di Nusantara yang di antaranya adalah Ikatan Pencak Silat (IPSI) yang berada di Indonesia, Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia (PESAKA) yang berada di Malaysia, Persekutuan Silat Singapore (PERSIS) yang berada di Singapore, dan Persekutuan Silat Brunei Darussalam (PERSIB) yang berada di negara Brunei Darussalam. Oleh karenanya, di dunia sekarang sudah tumbuh berbagai perguruan pencak silat di belahan dunia lainnya seperti negara Amerika Serikat dan Eropa.

Kini, pencak silat yang awalnya hanya seni bela diri tradisional sudah masuk ke dalam daftar cabang olahraga berskala internasional. Bahkan pencak silat juga sudah dipertandingkan di acara SEA GAMES.

Perkembangan Pencak Silat di Dunia

Perkembangan pencak silat begitu pesat hingga bisa mendunia (abad ke-20 masehi) dan telah resmi menjadi cabang ilmu olahraga yang dibawahi oleh Persekutuan Pencak Silat Antara Bangsa (PERSILAT) atau The International Pencak Silat Federation.

PERSILAT mempromosikan pencak silat ke berbagai negara di lima benua agar pencak silat dapat masuk ke dalam cabang olahraga yang dapat dijadikan cabang olehraga yang masuk dalam olimpiade. Ini artinya, tujuan PERSILAT adalah agar pencak silat dapat dijadikan kompetisi olahraga berskala internasional. Sehingga terdapat ketentuan dan kebijakan bahwa anggota yang mengikuti olahraga pencak silat internasional adalah merupakan anggota yang telah diakui oleh PERSILAT.

Beberapa federasi bahkan telah bekerjasama dengan PERSILAT untuk mendirikan Federasi Pencak Silat Eropa. Pada tahun 1986 federasi itu telah menghasilkan Kejuaraan Dunia Pencak Silat di luar Asia yang menggunakan tempat di kota Wina di negara Austria.

Pada taun 2002 di Busan, Korea Selatan, untuk pertama kalinya pencak silat mulai diperkenalkan sebagai bagian dari program pertunjukkan Asian Games. Lalu di bulan Desember 2002, tepatnya di kota Penang, Malaysia, merupakan Kejuaraan Pencak Silat Dunia yang terakhir.

Memasukkan pencak silat ke sebagai pertandingan olahraga bukan satu-satunya tujuan PERSILAT.  PERSILAT juga mengupayakan agar orang-orang tidak melupakan tradisi lama dengan memperkenalkan beberapa aliran tua yang salah satunya adalah ‘silek’ ke berbagai negara di dunia. Hingga kini sudah ada ratusan bahkan ribuan aliran yang berhasil di perkenalkan dan diajarkan di berbagai perguruan di negara-negara asing.

Istilah Dalam Pencak Silat

Pencak silat memiliki banyak sekali jurus dan gerakan. Sehingga di dalamnyapun juga ada beberapa istilah yang harus diketahui. Istilah-tersebut antara lain adalah :

  1. Sikap dan gaya

sikap dan gaya dalam pencak silat
http://budirahmanto15.blogspot.co.id/

Ada banyak sikap atau posisi dalam seni bela diri termasuk pencak silat.  Gerakan di dalamnya seperti gerakan tangan, kaki, dan badan sangat penting dipelajari untuk bisa melindungi diri dari serangan lawan. Gerakannyapun juga banyak. Tak heran jika saat menghadapi lawan, para pesilat mampu menyajikan gerakan bela diri yang menawan.

Gerakan silat sendiri selain indah bila dipandang dari sisi estetika, juga bisa sangat mematikan. Saat pesilat menghadapi seorang lawan yang sudah mulai lengah, dia tidak akan berbasa-basi untuk menunjukkan gerakan mematikan dari pencak silat ini.

  1. Langkah

langkah dalam silat
https://tematiku.blogspot.co.id

Ciri khas utama dalam olahraga bela diri pencak silat adalah langkah. Di dalam pencak silat sendiri pada umumnya menggunakan ‘Langkah Tiga’ dan ‘Langkah Empat’. Seorang pesilat yang jeli dan penuh konsentrasi akan senantiasa memerhatikan langkahnya dan juga langkah lawan sehingga dia bisa menentukan gerakan apa yang akan dilakukan kemudian untuk melumpuhkan musuhnya.

  1. Tehnik atau buah

tehnik dalam pencak silat
http://combatotaku.blogspot.co.id

Ada tehnik-tehnik yang ada di dalam seni bela diri pencak silat. Tehnik ini dibagi menjadi dua golongan yaitu tehnik menyerang dan bertahan. Tehnik ini dinamakan buah karena merupakan istilah tradisional yang sering digunakan oleh para pesilat zaman dulu.

Umumnya, pesilat menggunakan tangan, lengan, siku, lutut, kaki, dan telapak kaki dalam tehnik menyerang. Sekaligus tehnik umum yang di antaranya adalah pukulan, sandungan, tendangan, mengunci, menahan,melempar, sapuan, mematahkan tulang sendi, dan lain-lain.

  1. Jurus

jurus dalam pencak silat
http://putrasetiaduri.blogspot.co.id

Tentunya kalian pernah mendengar tentang berbagai macam jurus yang ditampilkan oleh ahli bela diri dalam sinema laga di televisi. Di dalam pencak silat sendiri pun juga memiliki banyak sekali jurus. Umumnya seorang pesilat harus menguasai setidaknya satu jurus.

Itulah mengapa dalam pertandingan, pesilat selalu menggunakan berbagai macam jurus saat menghadapi lawan. Jurus yang mereka gunakan sendiri berasal dari hasil menirukan hewan dalam tehnik menyerang dan bertahan. Jurus sendiri merupakan rangkaian gerakan dasar pada bagian tubuh atas maupun bawah.

Gerakan-gerakan dasar ini yang nantinya menjadi acuan untuk menguasai berbagai macam tehnik lanjutan pencak silat yang disebut ‘buah’. Dalam pencak silat terdapat istilah ‘Dasar Pasan’. Dasar pasan sendiri merupakan aliran dalam seluruh tubuh. Oleh karenanya ada yang memercayai adanya ilmu kebatinan atau jiwa dalam pencak silat.

Ini membuktikan bahwa dulunya pencak silat merupakan salah satu cabang ilmu yang melibatkan spiritual seseorang, yang membuat hanya orang-orang tertentu yang bisa menggunakan jurus dalam pencak silat. Nama-nama jurus yang sering menggunakan nama hewan adalah karena saat melihat binatang bertengkar, pesilat mengamati gerakan mereka, mempelajari, lalu menirunya.

Aspek dan Bentuk Pencak Silat

Ada 4 aspek paling penting dalam seni bela diri pencak silat. Empat aspek itu adalah :

  1. Aspek Mental Spiritual

mental spiritual pencak silat
https://dikatama.com

Ilmu pencak silat hanya akan sempurna bila yang mempelajarinya adalah seseorang yang bijak dan arif. Itu karena ilmu ini mengajarkan manusia untuk manusia lainnya. Sederhananya,  membangun dan mengembangkan kepribadian yang luhur dan mulia dari dalm diri. Konon, saat ingin mempelajari pencak silat, orang yang bersangkutan dianjurkan melakukan semedi dan atau bertapa.

  1. Aspek Seni Budaya

aspek seni budaya dalam pencak silat
https://id.wikipedia.org

Pencak silat pada dasarnya merupakan ilmu seni tradisi yang melibatkan adat dan kebudayaan setempat. Pencak silat yang pada awalnya hanya terdapat di daerah-daerah saja membuktikan adanya sisi budaya tradisional dari beberapa wilayah. Itulah mengapa budaya menjadi aspek penting dalam ilmu pencak silat.  Pencak silat sendiri memiliki kata ‘pencak’ yang berarti tarian yang diiringi musik dan mengenakan busana tradisional.

  1. Aspek Bela Diri

aspek beladiri dalam pencak silat
http://galanghistory.blogspot.co.id

Hal ini tentu saja karena pencak silat memang merupakan kesenian bela diri. Seorang pesilat harus sudah menguasai ilmu bela diri dalam pencak silat, karena ini memang merupakan aspek kemampuan teknis dari seni bela diri ini.

  1. Aspek Olahraga

aspek olahraga dalam pencak silat
http://www.beritasatu.com

Tak hanya otak dan batin, dalam pencak silat juga melibatkan peran fisik yang kuat untuk menghadapi lawan. Sejak pertama berlatih silat, para pesilat sudah harus melatih fisiknya agar menjadi semakin kuat dari waktu ke waktu. Sehingga pesilat tidak mudah dikalahkan oleh lawan. Kekuatan fisik juga berguna karena latihan silat juga terbilang agak keras.

Ada empat aspek yang terdapat di pencak silat yang memengaruhi bentuk dan gaya yang berbeda-beda dari setiap perguruan atau padepokan. Karena setiap padepokan memiliki keyakinan masing-masing untuk menentukan aspek mana yang akan digunakan. Hal ini tentu selaras dengan kebijakan dan tujuan padepokan itu terbentuk.

Misalnya adalah ada sebuah padepokan yang menekankan pada aspek olahraga karena menggunakan fisik dalam bertarung pada umumnya maka mereka mungkin akan menerapkan jurus harimau atau jurus monyet. Ada juga orang yang berpendapat bahwa olahraga seperti fisik dan pernapasan adalah aspek utama dalam mengembangkan ilmu pencak silat.

Meskipun tidak sedikit yang mengatakan bahwa pencak silat telah kehilangan pokok atau pakem dari pencak silat itu sendiri setelah pencak silat diklaim di ilmu olahraga. Pendapat itu membuat banyak praktisi pencak silat yang mengupayakan pencak silat tetap berfokus pada sisi tradisional dan spiritual yang membuat para pesilat lama tidak tersinggung.

5 Perguruan Pencak Silat di Indonesia yang Paling Disegani

  1. Persaudaraan Setia Hati Terate

persaudaraan setia hati terate
http://www.pshtlampungbarat.com

Siapa yang tidak mengenal organisasi ini? Organisasi yang didirikan di Madiun pada tahun 1922 selalu mendapat anggota baru yang jumlahnya tak sedikit. Bahkan tak hanya dari Indonesia, orang luarpun juga tertarik untuk masuk ke organisasi ini. Untuk bisa masuk ke dalam organisasi ini pun tak mudah, calon anggota harus melewati tahap-tahap yang lumayan berat agar bisa diterima masuk.

Perguruan yang mayoritas anggotanya sangat bangga bisa masuk ke dalamnya ini memang telah memiliki banyak prestasi yang membuat namanya kian populer. Salah satu prestasinya adalah, UKM atau Unit Kegiatan Mahasiswa pencak silat yang ada di Universitas Airlangga telah menorehkan prestasi di tingkat internasional. Para mahasiswa yang cakap bersilat itu mampu meraih satu medali emas, satu perak, dan dua perunggu di ajang The 3rd Sebelas Maret SH Terate International Championship.

  1. Persinas Asad

logo persinas asad
https://id.wikipedia.org

Perguruan ini memiliki tujuan mulia, selain sebagai wadah bagi orang-orang yang ingin menguasai seni bela diri pencak silat, tujuan dari perguruan ini adalah untuk menghimpun seluruh potensi persamaan cita-cita dan tujuan dalam melestarikan tradisi dan budaya bangsa. Perguruan ini memiliki moto ‘Pencak Silat is My Life’ dengan tujuan untuk membangkitkan semangat generasi silat untuk membela kebenaran dan membela golongan yang lemah.

  1. Tapak Suci Putera Muhammadiyah

logo tapak suci
http://vector-logocdr.blogspot.co.id

Perguruan ini memang sudah sangat populer sejak dulu seperti perguruan terate. Perguruan ini didirikan di Kauman, Yogyakarta, pada 31 Juli 1963. Perguruan ini dibentuk bukan hanya untuk belajar silat namun juga dimaksudkan sebagai wadah silaturahmi antar para anggota organisasi Muhammadiyah.

Karena perguruan ini memang diperuntukkan agar sesama anggota organisasi Muhammadiyah dapat bersilaturahmi, pada tahun 1964 Tapak Suci Putera Muhammadiyah diterima sebagai organisasi otonom Muhammadiyah. Salah satu prestasi yang diraih adalah sebagai juara umum Piala Wali Kota Surabaya 2014, peringkat juara umum diraih setela mereka berhasil mengumpulkan medali terbanyak dengan rincian 6 medali emas, 6 perak, dan 6 perunggu.

  1. Perisai Diri

logo prisai diri
https://pdsantaursulabsd.wordpress.com

Perguruan yang memiliki 156 aliran yang dikategorikan berdasarkan karakter gerakan silat ini didirikan di Surabaya pada 2 Juli 1955. Perguruan ini selain memiliki banyak anggota dari dalam negeri juga memiliki anggota yang berasal dari luar negeri. Salah satu prestasi yang dapat diraih oleh perguruan Perisai Diri ini adalah berhasil menyabet gelar juara umum II pada kejuaraan silat Perisai Diri ‘1st Brawijaya Open Cup 2016’, yang digelar di GOR Samantha Krida Universitas Brawijaya Malang 18 September – 2 Oktober 2016.

  1. Merpati Putih

logo merpati putih
https://firdauska.wordpress.com

Organisasi pencak silat yang menggunakan nama burung cantik sebagai namanya ini berkembang dari tradisi Jawa sejak tahun 1550. Merpati putih adalah perguruan pencak silat tertua di Indonesia yang hingga kini anggotanya tersebar hingga mancanegara. Perguruan ini dikenal oleh masyarakat luas dengan aliran pencak silat ‘Beladiri Tangan Kosong’ (Betako).

Salah satu prestasi yang diraih adalah berhasil menjadi juara umum dalam kejuaraan pencak silat antar kelompok latihan se-DIY Jawa Tengah pada tahun 2016 yang dilaksanakan oleh Akademi Teknologi Kulit Yogyakarta pada 15-17 september.

Dengan beragamnya perguruan seperti di atas, tentu saja membuat kita semua merasa bangga . Karena pencak silat yang merupakan warisan budaya Indonesia masih akan terus lestari hingga ke masa depan.

Organisasi Pencak Silat

Dikarenakan pencak silat semakin populer di masyarakat luas hingga peminatnya pun juga semakin banyak, maka dibentuklah organisasi-organisasi pencak silat yang di antaranya adalah :

  • PERSILAT (Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa)
  • IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia)
  • FP2STI (Forum Pecinta dan Pelestari Silat Tradisional Indonesia)
  • PESAKA MALAYSIA (Persekutuan Silat Kebangsaan Malaysia)
  • PERSISI (Persekutuan Silat Singapore)
  • EPSF (European Pencak Silat Federation)

Menurut PERSILAT, ada 33 organisasi pencak silat yang terdaftar secara resmi yang berdiri di berbagai negara di dunia.

Itulah sejarah mengenai pencak silat. Perlu diketahui bahwa pencak silat adalah salah satu warisan budaya dari leluhur yang harus kita jaga kelestariannya. Membuat nama pencak silat menjadi harum di kancah internasional adalah kewajiban anak bangsa.

Pencak silat inipun juga bukan hanya cabang ilmu seni maupun olahraga sembarangan. Di dalam pengajarannya terdapat amalan-amalan yang harus dijalani. Perlu diingat bahwa ilmu bela diri pencak silat bukan dipelajari untuk saling menyerang satu sama lain atau malah hanya untuk pamer dan terlihat keren. Ilmu ini digunakan hanya untuk melindungi diri atau orang lain ketika berada dalam keadaan yang memungkinkan untuk menggunakan ilmu ini.

Sejarah Tenis Meja di Indonesia dan Teknik Permainan yang Benar

Tenis meja merupakan olahraga yang tidak hanya menyehatkan tapi juga menyenangkan untuk dilakukan. Oleh karena itulah banyak orang yang tertarik untuk mempelajari olahraga yang satu ini. Tenis meja atau dikenal dengan Ping Pong ini adalah permainan yang tidak terlalu membutuhkan banyak tenaga dan yang terpenting permainan ini membuat kita merasa senang saat memainkannya.

Sejarah Permainan Tenis Meja

Sejarah Tenis Meja
yolasite.com

Ada beberapa versi yang menyatakan sejarah awal munculnya olahraga tenis meja ini. Ada sumber yang menyebutjan bahwa tenis meja mulanya ditemukan oleh tentara Inggris yang pada waktu itu ditugaskan ke Afrika Selatan atau India kemudian dibawa ke negara asalnya, Inggris.

Ada pula yang menyebutkan bahwa tenis meja ini lahir dari hobi dan dulunya memanfaatkan meja makan serta bola dari gabus.

Banyaknya versi terkait sejarah munculnya tenis meja ini membuat masyarakat sulit menerimanya. Mereka menilai bahwa permainan ini kurang menantang apabila dibandingkan dengan tenis lapangan. Selanjutnya James W Gibb membawa inovasi untuk olahraga tenis meja ini dengan menemukan bola seluloid dan EC Goode yang kemudian menekan bat atau pemukul yang berlapis karet.

Penemuan tersebut masih diandalkan hingga sekarang. Sementara itu pada tahun 1921-1922 lahirlah ide yang bertujuan untuk mengenalkan tenis meja ke berbagai lapisan masyarakat. Kelompok yang diberi tugas untuk menghidupkan tenis meja diberi nama TTA (Table Tenis Asosiation) di Inggris, dan ITTF (International de Table Tenis Federation) dengan member yang terdiri dari 140 negara.

Kedua organisasi yang dibentuk tersebut berhasil membuat tenis meja dikenal dunia sehingga pada tahun 1926 digelar kejuaraan dunia tenis meja pertama dan diselenggarakan di London.

Setelah itu tenis meja mulai dikenal di negara-negara Asia, bahkan Jepang pernah menjadi negara yang unggul dalam bidang tenis meja pada tahun 1950-1960 an. Tak mau ketinggalan, China pun menyusul dengan memperoleh kemenangan pada tahun 1970 an. Bukti keeksisan tenis meja ini dapat dilihat dari masukanya tenis meja sebagai salah satu cabang olahraga di ajang bergengsi dunia Sea Games.

Sementara itu di Indonesia tenis meja mulai dikenal masyarakat pada tahun 1930 an yang ketika itu tengah dijajah oleh Belanda. Mulanya tenis meja ini hanya dilakukan oleh orang Belanda, namun seiring waktu orang-orang pemerintahan juga mulai memainkan olahraga ini.

Sepuluh tahun berlalu, masyarakat awam mulai mengenal tenis meja. Tak lama kemudian dibentuklah organisasi Persatuan Pingpong Seluruh Indonesia pada tahun 1951. Lalu kata Pingpong diubah menjadi Tenis Meja sehingga diperoleh singkatan PTMSI. Setelah itu PTMSI bergabung menjadi anggota International de Table Tenis Federation atau ITTF pada tahun 1961.

Perlengkapan yang Diperlukan

Berikut adalah perlengkapan yang diperlukan sebelum melakukan olahraga tenis meja.

1. Raket / Bet Tenis Meja

Dalam olahraga tenis meja diperlukan beberapa perlengkapan, salah satunya adalah raket atau bet tenis meja. Bet atau raket ini merupakan alat pemukul bola. Untuk raket ini disarankan untuk memilih raket yang benar-benar datar di bagian permukaan pemukulnya.

Selain itu pastikan bahwa permukaan tersebut ditutupi oleh permukaan yang berbintik ke dalam atau keluar. Dengan begitu raket akan nyaman ketika digunakan.

2. Bola Tenis Meja

Selain raket atau pemukul, yang harus dipersiapkan sebelum bermain tenis meja adalah bola tenis. Bola tenis ini haruslah yang bagus agar memudahkan kegiatan tenis meja. Pilihlah bola tenis yang berbintang 2 atau 3. Angka ini menjadi representasi kualitas bola tenis meja tersebut. Bola tenis dengan bintang 3 umumnya merupakan bola standard yang digunakan saat ada turnamen-turnamen resmi.

3. Lapangan Tenis Meja

Seperti halnya olahraga lainnya, olahraga tenis meja ini juga membutuhkan lapangan. Lapangan untuk tenis meja yang disarankan adalah yang memiliki lebar 152 cm x panjang 274 cm dan ketinggiannya 76 cm terhitung dari permukaan tanah. Sementara itu untuk netnya berukurang panjang 183 dengan tinggi 15 cm.

Teknik Permainan Tenis Meja

Terdapat 4 teknik dasar yang harus dikuasai oleh pemain tenis meja. Penguasaan teknik sangat berpengaruh terhadap keberlangsungan permainan ini. Apa saja 4 teknik dasar permainan tenis meja tersebut? Berikut ulasannya.

1. Teknik Memegang Bet atau Grip

Teknik memegang bet ini juga dikenal sebagai grip. Ketika memegang pemukul, usahakan genggaman tersebut sudah nyaman agar tidak kehilangan kontrol ketika tengah memukul. Ada 3 teknik grip yang dapat digunakan oleh pemain.

2. Teknik berjabat tangan atau Shakehand

Teknik ini banyak digunakan di benua Amerika dan Eropa. Melalui teknik ini pemain dapat menggunakan 2 sisi pemukul. Saat melakukan permainan jarak jauh, pemain disarankan untuk menggunakan teknik ini.

Cara penerapannya adalah: pegang bet di antara ibu jari dan telunjuk, lalu posisikan jari telunjuk di permukaan bagian bawah bet, selanjutnya ketiga jari digunakan untuk menggenggam bet.

3. Teknik Seemiller Grip

Seemiller Grip atau American Grip ini pada dasarnya mirip dengan Shakehand Grip. Perbedaannya terletak pada jari telunjuk yang diposisikan di bagian sisi bet jadi bet tersebut berada pada sudut 90 derajat.

Dengan teknik ini pemain akan lebih mudah jika ingin meurbah bidang pemukul bola saat permainan tengah berlangsung. Selain itu pemain juga akan lebih mudah ketika menghadang serangan lawan.

4. Teknik Penhold Grip

Posisi tangan ketika menggunakan teknik ini hampir sama seperti ketika memegang pena. Dengan teknik ini pemain akan lebih mudah melakukan teknik Forehand dan Backhand secara cepat. Teknik ini juga dikenal sebagai Asia Grip. Pada teknik ini, pemain bisa memegang bet mengarah ke bawah sementara itu pegangannya diapit ibu jari dan telunjuk.

5. Teknik Stance

Teknik stance ini juga disebut sebagai teknik bersiap siaga. Yakni teknik anggota tubuh ketika melakukan pertahanan atau penyerangan. Terdapat 3 teknik stance yang bisa digunakan;

  • Square Stance

Teknik dimana posisi tubuh menghadap ke arah meja. Teknik ini efektif untuk menerima servis dengan bersiap kembali usai menerima pukulan dari lawan. Posisi anggota badan ketika menggunakan teknik ini ialah berat badan ditumpukan di kedua kaki, lutut sedikit ditekuk, lengan bawah di posisi horisontal, lengan atas di posisi vertikal lalu tubuh dicondongkan ke arah depan.

  • Side Stance

Dengan teknik ini tubuh diposisikan menyamping dari meja. Pemain akan mampu menahan serangan dengan sigap dan bola dikembalikan dengan cepat.

  • Open Stance

Teknik ini merupakan bentuk modifikasi dari teknik Side Stance dan hanya dapat diaplikasikan untuk backhand block. Pada teknik ini kaki kiri sedikit terbuka dan sedikit ke depan.

6. Teknik Footwork atau Gerak Kaki

Teknik ini merupakan teknik untuk mengatur gerak kaki pemain ketika bermain tenis meja. Ada 2 jenis, yakni tunggal dan ganda. Footwork yang dilakukan permainan tunggal tersebut juga bisa digunakan untuk permainan ganda.

Namun apabila dilihat dari jumlah langkah kaki footwork untuk permainan tunggal dapat dibedakan menjadi satu, dua, 3 atau lebih langkah. Sedangkan apabila dilihat dari arah gerakan bisa dibedakan menjadi kanan, kiri, depan, belakang dan diagonal. Umumnya footwork yang digunakan ialah footwork 2 langkah atau disebut juga dengan Two Step Footwork.

Perlu diperhatikan oleh pemain tenis meja, yakni pemilihan footwork ini harus dilihat dari jarak antara pemain dengan bola tenis. Apabila jaraknya terlalu dekat, pemain bisa melakukan footwork sebanyak 1 langkah. Agar penerapannya lebih efektif pemain bisa menekuk lututnya sedikit, titik berat bada ditumpukan di kedua kaki (pastikan seimbang), kaki sedikit jinjit supaya berat badan ditumpukan pada ujung kaki.

7. Teknik Pukulan atau Stroke

Dalam permainan tenis meja teknik pukulan ini menjadi teknik yang paling penting. Sebab ketika pemain mampu mengatur pukulan sesuai keinginan maka pemain bisa dengan mudah menemukan titil lemah lawan sehingga mampu menambah skor. Teknik pukulan yang dimaksud ada 2; Forehand dan Backhand.

  • Teknik Pukulan Forehand

Teknik ini mengandalkan kecepatan ketika memukul bola. Pada teknik ini bola berada pada sisi tangan yang memegang pemukul atau bet. Pukulkan bola mengarah ke arah sisi yang lainnnya (jika tangan kanan memangang, maka arahkan dari kanan ke kiri, demikian pula sebaliknya).

  • Teknik Pukulan Backhand

Pukulan dengan teknik ini sebenarnya kurang tepat diterapkan untuk pukulan keras. Sebab pada teknik ini posisi tangan kurang pas sehingga tidak bisa memperoleh power yang penuh dari ayunan tangan. Penerapan teknik ini hampir sama dengan teknik pukulan Forehand. Sedikit perbedaannya pada posisi bola, dimana posisi bola terletak di bagian sisi tangan yang tidak memengang pemukul.

Berikut adalah 5 jenis pukulan lainnya yang dapat digunakan dalam permainan tenis meja.

  • Drive; pukulan yang menggunakan ayunan terpanjang dari tangan pemain. Pukulan Drive ini akan menghasilkan bola yang keras, cepat serta mendatar.
  • Chop; pukulan ini biasanya untuk bertahan (pukulan backspin).
  • Push; merupakan pukulan backspin pasif, bertujuan untuk melawan pukulan backspin dari lawan. Dengan teknik ini, bola akan melambung namun tidak terlalu tinggi.
  • Service; pukulan ini dilakukan untuk memulai pertandingan.

Peraturan Pertandingan Tenis Meja

Pertandingan tenis meja ini dipimpin oleh 1 orang wasit dan 1 pembantu wasit. Untuk pertandingan ganda terdiri dari 2 tim yang bertanding dengan 2 orang pada tiap timnya. Sedangkan untuk pertandingan tunggal terdiri 2 orang pemain yang bertanding.

Tata Cara Servis dan Pengembalian Bola

  • Servis bisa dimulai dengan meletakkan bola di tangan,
  • Bola dilambungkan ke arah atas dan tidak berputar dengan tinggi sekitar 16 cm,
  • Ketika bola dipukul, bola harus melalui area sendiri baru kemudian melewati net dan menyentuh meja bagian lawan,
  • Servis dilakukan dari belakang batas meja,
  • Usai bola dilambungkan, tangan pemain harus dipindahkan dari antara net dan bola,
  • Pemain harus meyakinkan wasit dan pembantu wasit bahwa servis yang sudah dilakukan benar,
  • Apabila wasit atau pembantu wasit meragukan servis yang dilakukan, wasit berhak menghentikan pertandingan dan memberikan peringatan ringan pada pemain,
  • Wasit bisa memberikan dispensasi bagi pemain yang mengalami cacat,
  • Bola dikembalikan dengan cara memukul bola sampai melewati net atas dan menyentuh meja lawan.

Tata Cara Permainan

Berikut adalah tata cara permainan tenis meja yang perlu diketahui:

  • Permainan Tunggal

Pemain 1 dan pemain 2 adalah lawan tanding. Selanjutnya pemain 1 melakukan servis, lalu pemain 2 mengembalikan bola, kemudian pemain 1 dan 2 mengembalikan bola secara bergantian.

  • Permainan Ganda

Pemain 1 dan pemain 2 adalah satu tim lalu pemain 3 dan 4 juga satu tim. Pemain 1 melakukan servis, lalu pemain 3 dan 4 mengembalikan bola, kemudian pemain 2 mengembalikan bola, lalu pemain 3 dan 4 menyesuaikan pengembalian bola, dan seterusnya.

  • Aturan lain: Untuk permainan ganda, apabila pemain merupakan penyandang disabilitas dan diharuskan duduk di kursi roda, maka tidak diberlakukan aturan pengembalian bola. Akan tetapi apabila salah satu bagian kursi roda ditemukan melewati batas, ini dinilai sebagai poin untuk lawan.

Pertandingan Dinyatakan Satu Let

Pertandingan dinyatakan satu let apabila;

  • Servis yang dilakukan pemain kurang pas atau menyentuh net serta dikembalikan oleh lawan,
  • Servis dilakukan ketika pemain lawan tidak berupaya memukul bola atau sedang tidak siap,
  • Servis gagal dilakukan,
  • Pemain dihentikan oleh wasit atau pembantu wasit,
  • Apabila pemain berkursi roda dan servisnya sempurna atau sebaliknya,
  • Sesudah bola memantul dari bagian meja penerima arah pantulan ke net,
  • Bola tenis berhenti di meja penerima,
  • Mengkoreksi servis, tempat dan pengembalian bola,
  • Saat memulai percepatan waktu,
  • Memperingatkan atau menghukum pemain,
  • Bola keluar area usai mengenai bagian samping meja penerima,
  • Keadaan pemain kurang memungkinkan serta mempengaruhi hasil reli.

Pertandingan Dinyatakan Point

Pertandingan dinyatakan point apabila;

  • Ketika reli tidak dinyatakan set a limit,
  • Pemain lawan gagal melakukan servis atau tidak mengembalikan bola dengan benar,
  • Ketika bola menyentuh selain net atau daerah meja lawan tapi belum dipukul oleh pemain,
  • Bola keluar area tanpa menyentuh meja,
  • Pemain menyentuh meja,
  • Pemain dengan sengaja memukul bola 2 kali secara berturut-turut,
  • Memukul bola tanpa menggunakan bagian daun bet,
  • Ada pemain menggerakkan atau menggeser meja,
  • Pengembalian bola tidak sesuai urutan (dalam permainan ganda),
  • Tangan yang tidak memegang bet menyentuh bagian meja,
  • Expedite diberlakukan dan pemain mampu melakukan pengembalian bola 13 kali usai servis.

Sementara itu, untuk pemain penyandang disabilitas yang menggunakan kursi roda, mereka akan memperoleh poin apabila;

  • Tangan pemain lawan menyentuh bola padahal belum memukul bola,
  • Lawan tidak duduk pada posisi yang sudah ditentukan (bagian belakang paha tidak menyentuh ketika memukul bola),
  • Kursi roda pemain lawan melewati garis tengah dari meja,
  • Kaki pemain lawan menyentuh lantai pada saat pertandingan berlangsung.

Satu Game/Set

Pertandingan tenis meja disebut dimenangkan oleh pemain atau tim jika sudah mendpaatkan 21 poin, kecuali apabila terjadi juice. Yakni ketika poin pemain atau tim yang bertanding tersebut seimbang seperti sebanyak 20 poin. Pada kondisi demikian pemain atau tim harus berusahan memperoleh selisih skor sebanyak 2 poin.

Satu Pertandingan

Dalam sebuah pertandingan akan diperoleh hasil terbaik yang didapat dari total keseluruhan set dan berjumlah ganjil; besf of 3, best of 7, best of 9 dan lainnya.

Pemilihan Servis, Penerima dan Tempat

  • Urutan servis, tempat atau penerima bola diputuskan berdasarkan undian, lalu pemenangnya nanti bisa memilih servis atau memilih tempat maupun menerima bola,
  • Apabila poin sudah mencapai 2 poin, tim lawan harus melakukan servis dan begitu seterusnya sampai pertandingan selesai. Kecuali jika poin kedua tim seimbang sebanyak 10 poin atau bisa juga karena diberlakukannya expedite sehingga pemain hanya perlu melakukan servis 1 kali (bergantian),
  • Apabila pemenang undian sudah memilih menerima bola/servis/tempat, maka pemain lawan bisa memilih pemain yang belum dipilih,
  • Untuk permainan ganda, pemain yang servis pertama berperan memilih pemain yang akan melakukan servis lebih dulu dan penerima bola juga memilih siapa yang akan menerima bola tersebut.
  • Lalu untuk set berikutnya tim yang melakukan servis pertama kali juga harus menentukan siapa yang selanjutnya akan melakukan servis, lalu yang akan menerima bola adalah orang yang pada set sebelumnya melakukan servis kepadanya,
  • Pemain yang pertama kali melakukan servis akan menjadi penerima pada set pertandingan selanjutnya. Akan tetapi, nanti pada set terakhir pertandingan ganda, pasangan yang menerima bola tenis juga harus merubah urutan jika sudah mendapatkan 5 poin,
  • Pemain tenis bertukar tempat ketika; set selanjutnya sudah dimulai dan ketika set penentuan jika poin sudah genap 5.

Expedite Sistem atau Percepatan Waktu

  • Sistem percepatan waktu akan diberhentikan dalam suatu pertandingan apabila skor sudah mencapai 18 poin,
  • Sistem percepatan waktu ini terjadi setelah 10 menit pada suatu pertandingan, atau fleksibel saja yakni ketika diminta oleh kedua pemain maupun tim,
  • Apabila set pertandingan masih berjalan, maka wasit akan menghentikannya lalu dilanjutkan dengan pengulangan servis oleh pelaku servis ketika set dimulai. Apabila bola keluar, pertandingan akan dilanjutkan oleh pelaku servis,
  • Expedite ini tidak bisa merubah urutan servis atau penerima,
  • Ketika diberlakukan expedite, pemain akan melakukan servis bergantian, akan tetapi, apabila penerima mengembalikan bola sebanyak 13 kali, maka pemain penerima memperoleh poin,
  • Expedite akan terus berjalan sampai pertandingan usai.

Demikianlah ulasan lengkap mengenai pengertian tenis meja, sejarah tenis meja, teknik tenis meja, perlengkapan yang dibutuhkan untuk melakukan permainan tenis meja hingga aturan pertandingan tenis meja. Cukup menarik untuk dicoba di rumah bukan? Apapun jenis olahraganya, pastikan Anda rutin melakukannya agar tubuh senantiasa sehat dan bugar.

Gerhana Matahari-Definisi, Proses, Jenis dan Tips Aman Melihat Gerhana Matahari

Gerhana Matahari – Banyak jenis fenomena alam yang dapat kita saksikan di bumi ini. Salah satunya adalah gerhana matahari. Gerhana matahari ini terjadi sekali dalam berpuluh-puluh tahun.

gerhana matahari total
hellosehat.com

Karena kejadian gerhana matahari ini terbilang langka, adalah wajar ketika banyak orang yang merasa takjub dengan fenomena alam yang satu ini. Berbeda dengan gerhana bulan, gerhana matahari ini memang lebih jarang terjadi. Karena ini adalah gerhana matahari, maka berlangsungnya pun di waktu pagi, siang atau sore.

Definisi Gerhana Matahari

Gerhana matahari itu sendiri adalah suatu keadaan ketika matahari tengah menyinari bumi namun tiba-tiba matahari tersebut terhalangi oleh bulan yang juga sedang berotasi mengelilingi bumi. Jadi dapat dikatakan bahwa gerhana matahari ini merupakan fenomena alam dimana matahari terhalang atau tertutup oleh bulan. Hal ini dikarenakan posisi bulan, matahari dan bumi berada pada satu garis lurus.

pengertian gerhana matahari

Karena berada pada satu garis lurus, maka gerhana matahari pun terjadi sehingga menjadikan bumi gelap gulita. Walau sebenarnya masih pagi, siang atau sore, namun suasana dan kondisi di bumi seperti malam hari yang gelap gulita. Inilah yang membuat banyak orang terkagum-kagum melihat fenomena alam yang langka ini.

Akan tetapi fenomena ini hanya berlangsung beberapa menit saja. Setelah itu bumi akan kembali terang. Gerhana Matahari Total (GMT) di Indonesia ini terjadi sekitar 33 tahun sekali. Jumlah tahun yang sangat lama. Tak heran banyak orang yang antusias melihat berlangsungnya gerhana matahari.

Meski gerhana matahari ini hanya berlangsung beberapa menit saja, tapi ribuan orang rela menunggu berjam-jam demi menyaksikan kejadian langka tersebut. Menariknya lagi, ada pula turis yang jauh-jauh datang ke negara yang diprediksi akan mengalami gerhana matahari.

Tidak dipungkiri jika fenomena alam satu ini memang menarik untuk ditunggu-tunggu. Lalu bagaimana bisa gerhana matahari tersebut terjadi? Bagaimana pula prosesnya? Berikut adalah penjelasannya.

Proses Terjadinya Gerhana Matahari

Terjadinya Gerhana Matahari
ytimg.com

Seperti yang sudah disinggung di atas bahwa gerhana matahari ini bisa terjadi karena matahari, bulan dan bumi berada pada satu garis lurus. Inilah yang membuat matahari tertutup bulan, sebab bulan pun menutupi bumi sehingga cahaya matahari tidak bisa sampai ke bumi.

Walau pada dasarnya ukuran bulan terbilang lebih kecil dibandingkan matahari atau bumi, akan tetapi karena bayangan dari bulan tersebut dapat menghalangi sinar matahari.

Hal ini tidak terlepas dari posisi bulan yang lebih dekat dengan bumi, yakni 384.400 kilometer. Sedangkan jarak antara bumi dan matahari adalah 149.680.000 kilometer, yang artinya jarak matahari dari bumi memiliki selisih yang cukup jauh dengan jarak antara bulan dan bumi. Kondisi yang demikianlah yang menjadikan bulan mampu menghalangi sinar matahari untuk bisa masuk ke bumi.

pengertian gerhana matahari

Sementara itu, untuk bisa terjadi gerhana matahari ini ada beberapa tahap yang mengiringinya. Namun sebelum kita membahas perihal tahapan tersebut, ada baiknya kita membahas mengapa posisi bumi, bulan dan matahari bisa berada pada satu garis lurus.

Jadi, hal ini dapat terjadi karena bumi berevolusi mengelilingi matahari, sedangkan bulan yang menjadi satelit bumi ini juga begerak mengelilingi bumi (setiap hari) atau yang kita kenal dengan sebutan revolusi bulan.

Karena bulan dan bumi bergerak memutar dalam waktu bersamaan, maka bukan tidak mungkin jika suatu waktu ketiganya akan berada pada satu garis lurus yang akhirnya menyebabkan terjadinya gerhana matahari.

Perlu diketahui pula bahwa revolusi bulan terhadap bumi juga memiliki lintasan sendiri. Dari sini kita tahu jika gerhana matahari tidak terjadi pada satu tempat saja, melainkan berganti-ganti.

Ketika ketiganya berada di satu garis lurus, itu artinya bulan sedang melintas di antara bumi dan matahari. Alhasil sinar matahari yang seharunya sampai ke bumi tertutup oleh bulan. Saat terjadi gerhana matahari total, akan terlihat corona matahari yang bentuknya menjulur pada bagian yang tertutup bulan.

Namun sebelum terjadi gerhana matahari total, ada beberapa tahapan yang mengiringinya. Berikut adalah tahapan yang dilalui sebelum akhirnya terjadi Gerhana Matahari Total (GMT).

Mulanya kita akan merasa dan melihat jika langit yang awalnya berwarna biru cerah berangsur kehilangan kecerahannya.

Sebelum proses gerhana berlangsung, terlihat bayangan hitam yang mendekati matahari. Bayangan tersebut adalah bulan yang nantinya akan menghalangi sinar matahari.

Kemudian bayangan bulan tersebut perlahan membesar dan berangsur menutupi matahari sehingga kita bisa melihat bentuk matahari yang mulai menyabit.

Jika matahari sudah semakin berbentuk sabit, maka ini akan terus berlangsung hingga bayangan bulan menutupi matahari sepenuhnya. Inilah yang kemudian disebut sebagai Gerhana Matahari Total (GMT). Itu artinya seluruh permukaan bumi yang menjadi lintasan bulan akan mendadak gelap gulita layaknya suasana malam. Tidak perlu khawatir, sebab gelap ini hanya berlangsung beberapa menit saja.

Pada tahap ini kita kan melihat pinggiran bulan yang hanya terlihat bagian koronanya saja. Yang harus diketahui adalah, pada tahap ini pula sinar radiasi matahari dapat dirasakan ke bumi dan sangat berbahaya bagi mata. Itulah mengapa kita dianjurkan untuk memakai pengaman khusus (kacamata anti radiasi) saat ingin menyaksikan gerhana matahari. Dengan begitu mata tetap terlindungi.

Sesudah melewati tahap gerhana matahari total, bayangan bulan akan berangsur meninggalkan matahari sehingga matahari akan perlahan terlihat menyabit.

Perlahan bulan meninggalkan matahari dan semakin lama bayang hitam dari bulan akan menghilang. Itu artinya matahari akan kembali bersinar seperti biasa. Bumi kembali terang dan kehidupan kembali seperti sediakala.

Demikianlah deretan tahap terjadinya proses gerhana matahari dari awal hingga akhir. Walaupun gerhana matahari total ini hanya berlangsung beberapa menit saja, namun kalau dihitung dari proses awal ketika bayangan hitam (bulan) bergerak mendekati matahari, lalu perlahan menutupi matahari sampai terjadi gerhana matahari total hingga bayangan bulan kembali meninggalkan matahari juga terbilang cukup memakan waktu alias lama. Meski begitu, fenomena menakjubkan ini tetap dinanti-nantikan oleh jutaan manusia di bumi.

Jenis-Jenis Gerhana Matahari

Karena proses terjadinya gerhana matahari ini juga ada tahapan atau fase yang harus dilalui, maka ini menyebabkan adanya beberapa jenis gerhana matahari. Hal ini juga disebabkan adanya perbedaan jarak dari matahari ke bumi dan bulan ke bumi.

Selain itu, jenis gerhana matahari ini juga merujuk pada perbedaan gerhana matahari apabila dilihat dari satu kota dan kota lainnya. Sebab jika di kota A terlihat gerhana matahari total, maka di kota B belum tentu terjadi gerhana matahari total. Dengan demikian ada kemungkinan bahwa di kota B hanya mengalami gerhana sebagian saja.

Sementara itu, jenis-jenis gerhana matahari jika ditinjau dari fase atau tahapan terjadinya gerhana matahari terdapat 4 jenis. Berikut ulasan lengkapnya.

Gerhana Matahari Sebagian

Gerhana Matahari Sebagian

Disebut sebagai gerhana matahari sebagian karena puncak gerhana hanya menghalangi sebagian dari piringan matahari. Jadi pada tahapan ini akan terlihat piringan matahari yang tidak terhalang oleh piringan bulan.

Gerhana Matahari Total

Gerhana Matahari Total
voanews.co

Disebut gerhana matahari total karena seluruh piringan matahari tertutup oleh piringan bulan. Pada tahapan ini terlihat bahwa piringan bulan atau matahari memiliki besar yang sama atau bisa juga piringan bulan lebih besar dibandingkan piringan matahari. Ukuran piringan keduanya pun berubah-ubah. Akan tetapi hal ini juga tergantung pada jarak bumi dengan bulan atau jarak matahari dengan bumi.

Gerhana Matahari Hibrid

Gerhana Matahari Hibrida
apod-id.com

Gerhana matahari hibrid ini merupakan gerhana matahari yang bergeser antar gerhana matari total dan gerhana matahari cincin. Di titik tertentu, gerhana ini juga terlihat seperti gerhana matahari total, namun di titik lain juga mungkin akan terlihat sebagai gerhana matahari cincin. Akan tetapi gerhana ini sangat jarang terjadi.

Gerhana Matahari Cincin

Gerhana Matahari Cincin
jawapos.com

Gerhana matahari yang terjadi jika piringan bulan hanya menghalangi sebagian piringan matahari adalah pengertian dari gerhana matahari cincin. Pada tahapan ini piringan bulan lebih kecil dibandingkan piringan matahari.

Jadi, saat piringan bulan terletak di depan piringan matahari, maka piringan matahari yang tidak tertutup piringan bulan ini akan menjadikan keduanya terlihat seperti cincin yang bersinar. Inilah alasan mengapa gerhana jenis ini disebut sebagai gerhana matahari cincin.

Demikianlah beberapa jenis gerhana matahari yang perlu kita ketahui. Adanya perbedaan jenis gerhana matahari ini disebabkan perbeadaan jarak antara matahari ke bumi, bulan ke matahari dan tahapan proses terjadinya gerhana matahari itu sendiri.

Cara Mengamati Gerhana Matahari

Mengamati Fenomena Gerhana Matahari
images.detik.com

Karena fenomena alam gerhana matahari ini sangat langka, maka sudah pasti akan banyak orang menunggu momen menakjubkan ini. Gerhana matahari yang berlangsung sebentar ini sangat sayang untuk dilewatkan, dan tidak ada salahnya jika kali ini kita ingin mengabadikannya dengan foto atau video.

Jutaan orang rela menanti momen langka ini. Akan tetapi, masih banyak orang yang tidak tahu bagaimana cara mengamati gerhana bulan. Sebab ketika terjadi gerhana matahari maka sinar radiasi akan sampai ke bumi dan dapat merusak retina mata. Sehingga sangat dianjurkan untuk menggunakan pengaman saat melihat gerhana matahari.

Jangan sampai kesehatan mata terganggu karena kita tidak menggunakan pengaman ketika melihat gerhana matahari. Lagi pula sudah banyak ilmuan dan dokter yang telah memberikan himbauan kepada khalayak jauh-jauh hari sebelum gerhana matahari terjadi. Mereka menghimbau agar masyarakat tidak menyaksikan gerhana matahari dengan mata telanjang.

Hal ini dikarenakan ketika gerhana matahari berlangsung, sinar radiasi dari matahari akan sampai ke bumi dan jika mengenai retina maka retina akan mengalami kerusakan permanen. Kerusakan ini akibat adanya radiasi tinggi yang berasal dari fotosfer dan tidak terlihat oleh mata.

Retina yang berada di belakang bola mata dapat rusak akibat cahaya matahari berintensitas tinggi. Keadaan ini disebut sebagai solar retinopathy dan dapat mengakibatkan kerusakan mata permanen. Pupil yang terdapat pada lensa mata tidak dapat bereaksi dengan maksimal jika dihadapkan pada level kontras yang tinggi.

Begitu pula saat gerhana matahari ini terjadi, dimana langit menjadi gelap. Pada kondisi ini pengatur cahaya akan masuk ke dalam mata dan mengatur lebar bukaan iris lalu akan bekerja untuk mengukur semua cahaya yang ada di sekitar.

Jadi saat mata melihat gerhana matahari yang dikelilingi langit gelap akan menjadikan pupil bekerja lebih keras dan melebar yang pada akhirnya menjadikan jumlah cahaya yang masuk dan terfokus pada retina terus meningkat dari cahaya normal yang biasanya masuk ke dalam retina.

Cahaya dengan intensitas tinggi dan kuat ini bisa dengan bebas masuk ke dalam mata tanpa bisa dihindari dan menyebabkan kerusakan pada retina. Proses ini terjadi begitu saja dan sangat natural, tidak ada rasa sakit yang dirasakan sehingga kita tidak sadar bahwa retina mata sudah rusak akibat sinar radiasi gerhana matahari. Sinar matahari yang muncul ketika gerhana matahari berlangsung tidak baik untuk kesehatan mata. Harus menggunakan pengaman khusus agar mata tetap terlindungi.

Tips Melihat Gerhana Matahari

Melihat Gerhana Matahari
emaksuper.com

Kita memerlukan alat-alat pengaman khusus yang nantinya digunakan untuk melihat gerhana matahari. Dengan begitu mata kita akan aman dari ancaman radiasi sinar matahari.

Gunakan kacamata anti radiasi

kacamata anti radiasi gerhana matahari
bukalapak.com

Cara aman dan paling mudah untuk dilakukan adalah memakai kacamata anti radiasi ketika akan menyaksikan fenomena alam yang langka ini. Kacamata anti radiasi ini dibuat khusus untuk melindungi mata supaya terhindar dari radiasi matahari secara langsung.

Kita bisa mendapatkan kacamata anti radiasi ini di toko-toko tertentu. Namun biasanya ada komunitas atau lembaga yang sengaja membagi-bagikan kacamata gratis jelang adanya gerhana matahari.

Hindari memakai kacamata hitam yang umumnya dipakai saat berada di bawah terik matahari. Sebab tidak semua kacamata dibekali anti radiasi. Apalagi kacamata hitam biasa ini tetap tembus sinar matahari sehingga mata tetap terkena radiasi. Kalau pun terpaksa belum sempat membeli kacamata anti radiasi, sebaiknya kita tidak perlu melihat gerhana matahari. Tetap prioritaskan kesehatan mata kita ya.

Melihat gerhana matahari di TV

Melihat gerhana matahari di TV
YouTube.com

Cara paling aman adalah menyaksikan gerhana matahari melalui siaran televisi. Bahkan kita bisa melihat dengan jelas bagaimana proses gerhana matahari itu bisa terjadi. Pada kesempatan ini nyaris semua stasiun televisi menyiarkan tayangan tentang gerhana matahari, jadi tidak perlu sedih jika belum memiliki kacamata anti radiasi dan tidak bisa melihatnya langsung.

Melihat proses terjadinya gerhana matahari melalui televisi jauh lebih lengkap dan jelas, sebab biasanya stasiun televisi tersebut menayangkan gerhana matahari dari lokasi yang paling jelas. Lagi pula belum tentu kita bisa melihat gerhana matahari dengan jelas jika hanya melihat dari depan rumah.

Memanfaatkan teleskop

teleskop melihat gerhana matahari
inovasee.com

Cara aman untuk melihat gerhana matahari yang terakhir adalah dengan teleskop. Teleskop ini umumnya dipakai untuk melihat bintang-bintang atau objek langit lainnya. Namun teleskop ini juga bisa dimanfaatkan untuk melihat gerhana matahari. Meski begitu ada trik khusus yang perlu dilakukan.

Jadi begini, kita tidak boleh melihat gerhana matahari menggunakan teleskop secara langsung melainkan harus memproyeksikan cahaya dari teleskop ke arah biadang rata yang berwarna putih. Bisa berupa wthiteboard atau kertas. Dari bidang inilah kita bisa melihat gerhana matahari tersebut.

Demikianlah ulasan lengkap tentang gerhana matahari, proses terjadinya gerhana matahari, jenis-jenis gerhana matahari hingga tips aman melihat gerhana matahari tanpa merusak mata. Sebagai tambahan informasi saja, dulu di Indonesia pernah terjadi gerhana matahari pada tanggal 11 Juni 1983, 22 November 1984, 18 Maret 1988, 24 Oktober 1995 dan yang terakhir terjadi tahun lalu, yakni pada tanggal 09 Maret 2016. Semoga nanti kita masih bisa melihat fenomena alam yang menakjubkan ini ya.

 

Mengenal Sejarah Bendera Merah Putih dan Maknanya

Bendera merah putih – Dulu saat duduk di Sekolah Dasar kita sudah mendapatkan pelajaran sejarah. Dari sana pula kita menjadi tahu bahwa bendera merah putih merupakan bendera kebanggaan Indonesia. Sang Merah Putih ini pula lah yang kemudian didaulat menjadi bendera NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia). Tak ayal, bendera ini pun menjadi bendera yang sakral bagi warga negara Indonesia.

Mengingat betapa besar arti bendera merah putih bagi bangsa Indonesia ini, maka pemerintah merilis aturan khusus tentang tata cara memperlakukan bendera merah putih tersebut. Tujuan utamanya adalah supaya bendera merah putih tersebut tetap terjaga kehormatannya.

Peraturan yang dimaksud dimuat dalam perundang-undangan. Yakni UUD 1945 Pasal 35, UU Nomor 24 Tahun 2009 dan yang terakhir pada Peraturan Pemerintah Nomor 40 Tahun 1958.

bendera merah putih

Sejarah Bendera Merah Putih

Sejarah Bendera Merah Putih
frontroll.com

Sebelum ditetapkannya bendera merah putih sebagai salah satu benda sakral, bendera merah putih itu sendiri merupakan salah satu bentuk kejayaan masa lampau. Hal ini tidak terlepas dari negara Indonesia yang didiami oleh masyarakat majemuk. Adanya keberagaman ini menjadikan Indonesia kaya akan adat, budaya dan bahasa.

Dahulu, ketika masih berada pada zaman kolonialisme dan pra imperialisme Indonesia masih menjadi kesatuan pula yang dikuasai oleh banyak kerajaan. Bahkan beberapa dari kerajaan tersebut menjadi kerajaan yang kuat dan diakui oleh dunia internasional.  Inilah yang pada akhirnya membuat para Pahlawan memilih salah satu produk kekayaan yang telah dikenal dunia sebagai hasil tangan kreatif orang Indonesia.

Indonesia memang sudah dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan baik dari segi adat, budaya hingga sumber daya alamnya. Berikut merupakan asal mula pemakaian bendera merah putih di Indonesia.

Budaya Austronesia

bendera merah putih Budaya Austronesia
suratkabar.id

Banyak asumsi yang muncul terkait penggunaan bendera merah putih ini. Salah satunya adalah bentuk kemuliaan warna merah dan putih oleh budaya ras Austronesia. Mengacu pada mitologi ras Austronesia, warna putih pada langit sebagai Ibu dan tanah sebagai Bapak. Keduanya saling melengkapi dan tidak bisa dipisahkan. Jika tak ada langit, maka tidak akan ada hujan yang turun untuk menyuburkan tanaman dan memberi penghidupan bagi makhluk lainnya. Demikian pula jika tidak ada tanah, kita tidak mempunyai tempat untuk berpijak maupun berkegiatan.

Mitologi ini terus menyebar, bahkan hingga ke Tahiti, Afrika dan Indonesia.

Kerajaan Jawa

Kerajaan Jawa

Pendapat kedua muncul karena banyaknya kerajaan di Jawa Timur yang menggunakan bendera merah putih. Inilah yang katanya menjadi panutan negara Indonesia sehingga akhirnya turut memilih bendera merah putih sebagai bendera pusaka Indonesia. Lebih dari itu kerajaan-kerajaan tersebut juga berhasil melahirkan raja-raja yang juga menjadi pemimpin negara kala Pasca Kemerdekaan.

Kerajaan di Jawa Timur jugalah yang membawa kekayaan budaya ke ranah nasional. Banyak keturunan kerajaan yang menjadi pahlawan negara. Salah satunya adalah Pangeran Diponegoro.

Hal ini juga diperkuat melalui isi kitab Pararaton dimana disebutkan bahwa Jayakatwang melawan kerajaan Singosari yang saat itu dipimpin oleh Raja Kertanegara. Kejadian ini berlangsung pada tahun 1222-1292 M. Penyerangan dari kerajaan Gelang-Gelang inilah yang mulanya menggunakan panji dengan warna merah putih saat aksi penyerangan berlangsung.

Ketika itu Jawa terbilang sudah maju dan penggunaan panji berwarna merah putih cukup logis. Jika ditelusuri lebih dalam, dahulu masyarakat memang memanfaatkan kapas katun dan buah kapuk randu menjadi sumber kain warna putih. Sedangkan warna merah diperoleh dari kain putih yang diberi pewarna alami; seperti buah belimbing wuluh, buah manggis dan daun jati.

Kemudian kerajaan Kediri juga menerapkan warna merah putih sebagai lambang kerajaan. Dilanjutkan pula oleh kerajaan Majapahit. Perihal ini mengacu pada kitab Negarakertagama yang ditulis oleh Mpu Prapanca sebagai bentuk penghormatan untuk Raja Hayam Wuruk beserta Patih Gadjah Mada yang berhasil menoreh sejarah Kerajaan Majapahit pada masa keemasan sekitar tahun 1380-1389 M.

Dalam kitab Negarakertagama, Mpu Prapanca selaku pengarang kitab tersebut menyatakan bahwa warna merah putih adalah warna yang sangat dimuliakan oleh kerajaan Majapahit. Mengenai hal ini juga dapat dilihat dari kereta keluarga raja Majapahit yang menggunakan warna merah putih. Bahkan kerajaan-kerajaan kecil yang tunduk pada Majapahit pun juga menggunakan warna yang serupa.

Dari sini dapat kita simpulkan bahwa warna merah putih sudah merasuk pada adat dan budaya Jawa sejak dahulu kala. Hal ini juga bisa dilihat dari dibuatnya bubur atau jenang berwarna merah putih yang tidak pernah absen ketika ada upacara adat maupun “selamatan”.

Selain itu, bendera merah putih juga menjadi salah satu peninggalan sejarah Kyai Ageng Tarub dan sampai detik ini masih tersimpan rapi di Keraton Surakarta. Beliau merupakan keturunan Raden Wijaya yang memiliki beberapa putra dan menjadi raja di tlatah Jawa.

Pada 1613-1645 yang saat itu kerajaan berada di bawah kepemerintahan Sultan Agung, beliau juga memakai panji merah putih dan dijadikan sebagai bentuk lambang kekuatan dan perlindungan bagi seluruh prajuritnya ketika melakukan penyerangan terhadap negara Pati. Mengenai hal ini dapat kita temukan dari Babad Tanah Jawa jilid II.

Kerajaan Minangkabau

Kerajaan Minangkabau
pelangiholiday.com

Ada pula sejarah yang menyebutkan bahwa penggunaan bendera warna putih ini terinspirasi dari kerajaan Minangkabau. Hal ini ditulis dalam kitab Tembo Alam yang menerangkan jika pemakaian bendera merah-putih-hitam ini berlangsung saat pemerintahan di bawah kuasa Adityawarman, abad ke-14 lalu.

Prajurit yang pemberani dilambangkan dengan warna merah. Sementara itu warna putih mewakili para tokoh agama dan ulama yang suci. Lalu warna hitam itu sendiri merupakan warna adat kerajaan Minangkabau.

Tanah Batak

Tanah Batak

Ada sumber lain yang menyebutkan bahwa bendera merah putih dulunya digunakan oleh Sisingamangaraja saat menyerang kolonialisme Belanda. Pusaka Piso Gaja Dompak merupakan pusaka Sisingamangaraja sejak keturunan pertama sampai ke-12. Selanjutnya Sisingamangaraja XII menggunakan panji merah putih dan melengkapinya dengan lambang Piso Gaja Dombak yang dilambangkan dalam bentuk pedang kembar.

Kerajaan Aceh

Kerajaan Aceh
abulyatama.ac.id

Kerajaan ini merupakan salah satu kerajaan yang sangat sukar dimasuki oleh Belanda. Hal ini dikarenakan kerajaan Aceh mempunyai tingkat kesatuan yang kuat dan kokoh. Saking kuatnya pertahanan Aceh, Belanda pun memerintahkan Snouck Hurgronje sebagai penyusup guna mencari tahu kelemahan kerajaan Aceh.

Aceh yang dikenal sebagai kerajaan yang kuat turut memberikan sumbangan emas untuk diletakkan di puncak Monumen Nasional. Cukup banyak pahlawan nasional yang lahir di tanah Aceh. Seperti Cut Nyak Dien yang juga menjadi pahlawan nasional wanita. Para pahlawan inilah yang kemudian memakai bendera merah putih yang dibubuhkan lambang matahari, bulan sabit, pedang serta ayat al-Quran.

Kerajaan Bone

bendera merah putih Kerajaan Bone

Woromporang merupakan sebutan bendera merah putih di kerajaan Bone. Bendera ini begitu dimuliakan dan dijadikan kebanggaan sebab menurut mereka bendera ini merupakan lambang kekuasaan dan kekuatan kerajaan Bone di daerah Sulawesi Selatan.

Demikian banyak kemuliaan yang diarahkan pada bendera warna merah putih ini. Mulai dari masa kerajaan Singasari, kerajaan Majapahit serta kerajaan-kerajaan lain di luar tanah Jawa. Inilah yang akhirnya menjadi pertimbangan dasar mengapa para pendahulu negara Indonesia memilih dua warna tersebut sebagai bendera pusaka Indonesia.

Meski begitu, secara umum masyarakat Indonesi memaknai warna merah sebagai lambang keberanian dan putih sebagai lambang kesucian.

Bendera Pusaka Merah Putih

Bendera Pusaka Merah Putih
boombastis.com

Bendera yang saat ini dikibarkan setiap hari Senin saat upacara maupun yang dikibarkan saat upacara proklamasi kemerdekaan RI tidaklah sama dengan bendera yang dikibarkan pada 17 Agustus 1945 lalu. Hal ini dikarenakan umur bendera yang semakin bertambah sehingga membuat bendera tersebut mulai rusak dan warnanya memudar. Walaupun demikian, makna dan sejarah yang terkandung dalam bendera yang hingga kini kita kenal adalah sama dan satu.

Dulu, sang saka merah putih dikibarkan pertama kali di kediaman Ir. Soekarno dan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang diciptakan oleh WR. Supratman. Bendera merah putih tersebut merupakan bendera yang dijahit oleh Ibu Fatmawati (Istri Presiden Soekarno). Dengan memanfaatkan katun Jepang sebagai bahannya, Ibu Fatmawati berhasil membuat bendera merah putih yang hingga hari ini menjadi kebanggaan Indonesia. Sebagai informasi saja, bendera yang dikibarkan saat peringatan kemerdekaan RI maupun di istana negara merupakan bendera duplikat. Bendera merah putih dibuat dengan perbandingan 2:3.

Pada zaman dulu kain masih menjadi barang yang mahal. Alhasil Ibu Fatmawati berinisiatif memanfaatkan kain mukenanya sebagai bagian bendera warna putih. Sementara warna merah diambil dari pakaian yang beliau miliki. Kini, bendera pusaka yang kaya akan nilai sejarah tersebut disimpan di Monas dan turut menjadi bagian penting dalam pendirian Tugu Monas.

Inilah 5 Fakta Bendera Merah Putih yang Harus Diketahui

Bendera pusaka merah putih memiliki nilai sejarah yang teramat penting bagi negara Indonesia. Dulu bendera merah putih ini pertama kali dikibarkan di kediaman Presiden Ir. Soekarno. Banyak sejarah yang melatarbelakangi keberadaan bendera merah putih tersebut. Perjuangan keras para pahlawan beserta rakyat Indonesia dalam memperjuangkan kemerdekaan akhirnya terbayar lunas saat semua pasang mata dapat melihat bendera merah putih ini dikibarkan di tiang bendera.

Bendera pusaka ini dijahit oleh Ibu Fatmawati yang tak lain merupakan istri dari Presiden Soekarno pada tahun 1945. Warna merah dipilih karena warna merah melambangkan keberanian, dan warna putih melambangkan kesucian. Sama seperti saat rakyat Indonesia melawan penjajah, dimana rasa keberanian dan kesucian turut mengiringi perjuangan yang telah dilakukan selama ratusan tahun tersebut.

Desain Kerajaan Majapahit

bendera merah putih Kerajaan Majapahit

Mungkin banyak yang belum tahu bahwa dulu pada abad ke-13 bendera merah putih ini mulanya digunakan sebagai desain bendera kerajaan Majapahit. Bendera Majapahit tersebut terdiri dari sembilan garis merah dan putih, penyebutannya pun bukan merah putih tapi menggunakan bahasa Jawa yakni Abang Putih. Panji berwarna merah putih inilah yang menjadikan prajurit Majapahit disebut sebagai Prajurit Gula Kelapa atau Prajurit Getih-Getah.

Asal Bahan Kain Bendera Merah Putih

bahan Kain Bendera Merah Putih
okezone.com

Tidak diketahui pasti darimana asal kain yang digunakan untuk membuat bendera merah putih. Ada dua keterangan berbeda mengenai hal ini. Ada yang menyebut bahwa kain yang digunakan Ibu Fatmawati untuk membuat bendera berasal dari kain seprai (untuk warna putih) dan kain tenda warung soto (untuk warna merah).

Informasi ini diperoleh dari media Historia, dimana pendapat ini berasal dari keterangan Lukas Kustaryo yang disampaikan pada majalah Intisari, Agustus 1991. Hal serupa juga disampaikan Kustaryo kepada Ibu Fatmawati, tapi hingga kini tidak diketahui kebenaran mengenai informasi tersebut, sebab Ibu Fatmawati telah meninggal dunia pada tahun 1980.

Keterangan lain berasal dari buku “Catatan Kecil Bersama Bung Karno” yang dipublikasikan pada tahun 1978. Disebutkan bahwa Ibu Fatmawati dalam buku itu menyampaikan bahwa kain bahan bendera merah putih adalah kain pemberian Hitoshi Shimizu yang merupakan perwira Jepang pada Oktober 1944. Kain ini diberikan sebagai simbolisme janji kemerdekaan yang dijanjikan Jepang kepada Indonesia. Dalam buku itu juga dikutip bahwa Ibu Fatmawati mengatakan, “Yang satu blok berwarna merah, dan blok lainnya berwarna putih. Mungkin berasal dari kantor Jawa Hokokai”.

Bagaimana Proses Penjahitan Bendera Merah Putih?

Penjahitan Bendera Merah Putih
Pinterest.com

Kain bahan bendera merah putih tersebut selanjutnya dijahit oleh Ibu Fatmawati. Karena tengah menjahit bendera pusaka Indonesia, maka Ibu Fatmawati menjahit kain tersebut menggunakan mesin jahit tangan, bukan menggunakan mesin jahit kaki. Dalam buku “Catatan Kecil Bersama Bung Karno” pula beliau mengatakan, “Sebab tidak boleh lagi mempergunakan mesin jahit kaki”.

Sukmawati Soekarnoputri, salah seorang putri Presiden Soekarno mengatakan kepada Kompas pada tahun 2011 lalu bahwa Ibu Fatmawati menjahit bendera merah putih tersebut sembari terisak. Ibu Fatmawati menangis seolah belum percaya jika Indonesia telah merdeka dan memiliki bendera kebanggaan.

Duplikat Bendera Merah Putih

Duplikat Bendera Merah Putih
goodnewsfromindonesia.id

Banyak yang mengira bahwa bendera merah putih yang dikibarkan setiap hari kemerdekaan RI merupakan bendera asli. Padahal bendera tersebut adalah duplikat bendera merah putih. Hal ini dikarenakan bendera merah putih yang dijahit Ibu Fatmawati sudah mulai rusak dan memudar warnanya akibat dimakan usia. Duplikat bendera merah putih mulai dikibarkan sejak 1969. Kini bendera asli tersimpan rapi dan dijaga kehormatannya sebab bendera tersebut merupakan bendera pusaka yang menjadi titik mula kemerdekaan Indonesia.

Meski berupa bendera duplikat, bahan yang digunakan pun sangat berkualitas. Duplikat bendera merah putih tersebut dibuat dari benang sutra asli Indonesia dan memanfaatkan alat serta bahan pewarna tradisional. 16 tahun berkibar, duplikat bendera tersebut kembali diganti dan dibuatlah duplikat kedua. Bendera duplikat yang kedua mulai dikibarkan pada tahun 1985 sampai tahun 2014. Menariknya lagi, bendera yang dikibarkan pada upacara kemerdekaan tahun 2015 merupakan bendera duplikat ketiga yang sudah disiapkan sejak tahun 1195.

Bendera Pusaka Sempat Dipotong Menjadi Dua

Bendera merah putih Dipotong
sandiasa.com

Meski pada tahun 1945 Indonesia sudah mengikrarkan proklamasi kemerdekaan, namun hal ini tidak menjamin bahwa Indonesia telah aman dari tekanan tentara Belanda. Hingga akhirnya pada tahun 1946 Belanda kembali menguasai Jakarta. Mengingat Jakarta tak lagi aman, bendera merah putih lantas dibawa ke Yogyakarta melalui koper Presiden Soekarno.

Bahkan dulu bendera merah putih yang dijahit Ibu Fatmawati tersebut sempat dipotong menjadi dua lalu diserahkan kepada Husein Mutahar, salah seorang ajudan Presiden Soekarno. Sempat ditangkap oleh Belanda, Mutahar bisa melarikan diri dan pergi ke Jakarta.

Usai konferensi Meja Bundar bendera merah putih barulah dikibarkan di Gedung Agung Yogyakarta tepatnya pada Juli 1949. Selanjutnya, pada 28 Desember 1949 bendera merah putih kembali dibawa ke Jakarta.