Pembahasan Sholawat Lengkap (Arti Sholawat, Bacaan Sholawat, Dalil, Dan Manfaat Sholawat)

Sholawat Nabi – Pastinya kita sudah sangat sering membaca sholawat. Bahkan saat ini juga banyak album-album sholawat yang telah dirilis. Seperti: Cahaya Rasul, Cinta Rasul dan lain sebagainya.

Walaupun sudah sering melantunkan sholawat, masih banyak dari kita yang yang belum mengetahui arti dari sholawat, bagaimana bacaannya, seperti apa hukumnya, manfaat, faedah maupun keutamaannya.Berangkat dari sinilah kami menulis artikel tentang sholawat lengkap dengan arti, bacaan, dalil hingga manfaatnya.

sholawat nabi
fimadani.com

Arti Sholawat Nabi

Arti Sholawat nabi

Kata sholawat merupakan bentuk jamak kata salla atau salat dengan arti doa, kemuliaan, kesejahteraan, keberkahan, dan ibadah.

Mengenai arti Sholawat Nabi ini berbeda-beda, tergantung siapa yang menjadi subyeknya. Apabila sholawat tersebut datang dari Allah, maka sholawat tersebut berarti bentuk pemberian rahmat dari Allah kepada makhluk.

Apabila sholawat dari malaikat, berarti sholawat itu memberikan ampunan. Sementara sholawat dari hamba yang mukmin berarti sholawat tersebut merupakan bentuk doa supaya Allah memberikan kesejahteraan dan rahmat untuk baginda Nabi Muhammad beserta keluarganya.

Sholawat Nabi juga diartikan sebagai doa, baik doa untuk diri sendiri, untuk banyak orang maupun doa untuk kepentingan bersama. sholawat sebagai ibadah merupakan bentuk penghambaan seorang makhluk kepada Allah SWT, dimana yang diharapkan tak lain adalah pahala dari-Nya.

Seperti halnya yang dijanjikan oleh Rasulullah Saw dimana orang yang bersholawat kepadanya akan diberikan pahala yang banyak, entah saat sholawat tersebut diucapkan ataupun ditulis.

Pengertian Sholawat

pengertian sholawat nabi
fimadani.com
  • Menurut Bahasa

Secara bahasa sholawat diartikan sebagai doa. Kata sholawat ini adalah bentuk jamak dari salla atau shalat yang juga memiliki arti doa.

Hal ini sejalan dengan firman Allah Swt berikut ini:

خُذْ مِنْ أَمْوَالِهِمْ صَدَقَةً تُطَهِّرُهُمْ وَتُزَكِّيهِم بِهَا وَصَلِّ عَلَيْهِمْ إِنَّ صَلاَتَكَ سَكَنٌ لَّهُمْ وَاللّهُ سَمِيعٌ عَلِيمٌ


“Ambillah zakat dari sebagian harta mereka, dengan zakat itu kamu membersihkan dan mensucikan mereka dan mendo’alah untuk mereka. Sesungguhnya do’a kamu itu (menjadi) ketenteraman jiwa bagi mereka. Dan Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui”.
(at-Taubah : 103).

  • Menurut Istilah

Sedangkan sholawat menurut istilah dimaknai sebagai pujian kepada Nabi. Hal ini diterangkan dalam firman Allah berikut ini:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”. (Al-Ahzab : 56)

Selain itu, Ibnu Katsir pun menjelaskan dalam tafsirnya jika Imam Bukhari meriwayatkan, Abu ‘Aliyah berkata:

sholawat adalah:

  • Apabila sholawat dari Allah untuk Nabi, maka sholawat tersebut berarti memberikan kemuliaan dan rahmat.
  • Apabila sholawat tersebut dari Malaikat untuk Nabi, maka sholawat berati memohonkan ampunan.
  • Apabila sholawat itu berasal dari mukmin (jin dan manusia), maka sholawat tersebut berari berdoa agar diberikan kemuliaan dan rahmat.

Bacaan Sholawat Nabi

Bacaan Sholawat nabi

Bacaan sholawat yang paling sering diucapkan adalah Allahumma sholli’ala sayyidina Muhammad atau Shollu ‘Ala Muhammad atau Shollu ‘Ala Nabi.

Macam Sholawat Nabi

macam sholawat nabi
alihamdan.id

Di kalangan masyarakat muslim Indonesia, membaca sholawat secara bersama-sama dimaksudkan untuk membangun semangat perjuangan guna mengenang kembali bagaimana kerasnya perjuangan Rasulullah Saw dalam berdakwah.

Berikut adalah macam-macam sholawat:

  1. Barzanji diperkenalkan oleh Syekh al-Barzanji
  2. sholawat Nariyah
  3. sholawat Diba’iyah atau Diba’an yang diperkenalkan Syekh Abdurrahman ad-Diba’i
  4. Ratib dan sholawat Burdah, dll.

Isi kandungan sholawat tersebut umumnya merupakan pujian serta doa kepada Allah agar Allah memberikan rahmat dan kesejahteraan untuk Rasulullah, tak lupa harapan untuk mendapatkan syafaat dan berkah dari Rasulullah.

Dalil Mengenai Anjuran Membaca Sholawat Nabi

Dalil Membaca Sholawat Nabi
muslimoderat.net

Dalam surah al-Ahzab ayat 56 Allah berfirman:

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيماً

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bersholawat untuk Nabi . Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya .” (al-Ahzab : 56)

Sementara itu dalam hadist juga diterangkan sebagai berikut:

عن أبي هريرة رضي الله عنه قال: قال رسول الله صلّى الله عليه و سلّم : لا تجعلوا بيوتكم ولا تجعلوا قبري عيدا و صلوا عليّ فإنّ صلاتكم تبلغني حيث كنتم

Dari Abu Hurairah  bahwa Rosulullah SAW bersabda: “Janganlah kalian menjadikan rumah-rumah kalian kuburan, dan janganlah kalian menjadikan kuburanku sebagai tempat perayaan, bersholawatlah kepadaku karena sesungguhnya ucapan sholawat kalian akan sampai kepadaku dimanapun kalian berada.” (HR. Abu Daud No. 2044 dengan sanad hasan)

Hukum Membaca Sholawat Nabi

Hukum Membaca Sholawat Nabi

Mengenai hukum membaca sholawat ini pun terdapat beberapa pendapat. Para ulama menyebutkan bahwa hukum membaca sholawat adalah Wajib Bil Ijmal atau wajib satu kali seumur hidup. Namun ada juga yang mengatakan bahwa hukum membaca sholawat adalah Sunnah.

Akan tetapi, pendapat yang hingga kini masyhur adalah membaca sholawat tersebut dihukumi Sunnah Mu’akkad. Sementara itu, membaca sholawat pada tasyahud akhir merupakan wajib, sebab ini menjadi bagian dari rukun shalat.

Kesimpulan: Apabila Allah dan Malaikat saja membaca sholawat untuk Nabi, lantas akankah manusia biasa seperti kita yang penuh dosa pun enggan membaca sholawat atas nabi?

Waktu Membaca Sholawat

Waktu Membaca Sholawat nabi

Waktu-waktu yang dianjurkan untuk membaca sholawat diantaranya adalah:

  1. Setelah wudhu, sebelum membaca doa
  2. Ketika mendengar orang lain menyebut nama Rasulullah
  3. Di akhir doa qunut saat shalat
  4. Sebelum membaca doa adzan
  5. Setelah menjawab adzan
  6. Saat masuk dan keluar masjid
  7. Di awal, tengah, dan akhir doa
  8. Ketika shalat jenazah
  9. Malam Jum’at
  10. Sepanjang hari Jum’at

Keutamaan atau Manfaat atau Faedah Membaca Sholawat Nabi Lengkap Dengan Dalilnya

Dibawah ini adalah beberapa keutamaan membaca sholawat nabi :

  1. Dijadikan sebagai orang kaya yang tidak akan fakir setelahnya

من اكثر الصلاة علي اغناه الله تعالى غنى لا فقر بعده

Artinya : “Siapa yang memperbanyak menbaca sholawat untukku, maka Allah menjadikan ia kaya yang tidak akan fakir setelahnya”.

  1. Allah memenuhi semua hajatnya (kebutuhannya).

من صلى على كل يوم مائة مرة قضي الله له مائة حاجة سبعين منها في الاخرة وثلاثين في الدنيا

Artinya : “Siapa yang membaca sholawat untukku setiap hari 100 X maka Allah akan memenuhi 100 hajatnya yang 70 hajat di akhirat, yang 30 hajat di dunia”.

  1. Akan dihilangkan kesulitan dan kesusahannya.

اكثروا من الصلاة علي فانها تحل العقد وتفرج الكرب

Artinya : “Perbanyaklah kalian membaca sholawat untukku, karena memperbanyak sholawat bisa menghilangkan keruwetan dan kesusahan”.

  1. Dimudahkan rizqinya, terpenuhi hajatnya dan hilang kesukarannya.

من عسرت عليه حاجة فليكثر بالصلاة علي فانها تكشف الهموم والغموم والكروب وتكثر الارزاق وتقضى الحوائج

Artinya : “Siapa yang kesulitan memenuhi hajatnya, maka Per banyaklah membaca sholawat, karena memperbanyak membaca sholawat bisa menghilangkan kegelisahan, kesedihan, kesusahan dan bisa memperbanyak rizqi serta memenuhi beberapa hajat”.

  1. Dihindarkan dari kefakiran selama-lamanya.

من صلى على كل يوم خمسمائة مرة لم يفتقر ابدا

Artinya : “Siapa yang membaca sholawat untukku setiap hari 500 X, maka ia tak akan fakir selama-lamanya”.

  1. Allah akan mengangkatnya sepuluh derajat, dan dihapuskan sepuluh keburukan darinya.

أَنَسُ بْنُ مَالِكٍ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَمَ : مَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلَاةً وَاحِدَةً صَلَّي اللهُ عَلَيْهِ عَشْرَ صَلَوَاتٍ وَحُطَّتْ عَنْهُ عَشْرَ خَطِيْئَاتٍ وَرُفِعَتْ لَهُ عَشْرَ دَرَجَاتٍ

“Abas bin malik berkata, telah bersabda Rasulullah SAW barang siapa yang bersholawat kepadaku satu kali, niscaya Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali dan dihapus darinya sepuluh kesalahan, diangkat baginya sepuluh derajat.” (HR. an-Nasa-I no. 1296.)

  1. Memperoleh sepuluh sholawat dari Allah setiap satu kali membaca sholawat kepada Rasulullah.

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ r قَالَ مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشْرًا

“Dari abu hurairah bahwasannya Rasulullah SAW bersabda: barang siapa yang bersholawat kepadaku satu kali, niscaya Allah akan bersholawat kepadannya sepuluh kali.” (HR. Muslim, no. 70, Abu Dawud no. 1532, Tirmidzi no. 487, an-Nasa-I no. 1295, Ahmad no. 9089, 9117, 10558, Ad-Darimi no. 2828 )

  1. Memperbanyak sholawat untuk mendapatkan syafaat Rasulullah SAW.

عَنْ رُوَيْفِعِ بْنِ ثَابِتِ اَلْأَنْصَارِيِّ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ , قَالَ: مَنْ صَلَّى عَلَى مُحَمَّدٍ وَقَالَ اَللَّهُمَّ أَنْزِلْهُ الْمَقْعَدَ الْمُقَرَّبَ عِنْدَكَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ وَجَبَتْ لَهُ شَفَاعَتِيْ

Dari Ruwaifi’ bin tsabit al-anshari bahwasannya Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa yang bersholawat kepada Muhammad dan berkata “Allahumma anzilhul maq’adal muqorrob ‘indaka yaumal qiyamah (ya Allah berilah dia kedudukan yang dekat denganmu di hari kiamat)” maka wajib baginya mendapatkan syafa’atku”.

  1. Ditulis baginya sepuluh kebaikan.

عَنْ أَبِيْ هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ: مَنْ صَلَّى عَلَي مُرَّةً وَاحِدَةً كَتَبَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ بِهَا عَشْرَ حَسنات

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda : “Barangsiapa yang bersholawat kepadaku satu kali, niscaya Allah menulis baginya sepuluh kebaikan.” (HR. Ahmad no. 7772, 7773)

  1. sholawat menjadi wasilah seseorang memperoleh sholawat dari Allah dan para malaikat-Nya. [Al-ahzab : 43]

عَبْدُ اللهِ بْنِ عَمْرٍو يَقُوْلُ مَنْ صَلَّى عَلَى رَسُوْلِ اللهِ  صَلَاةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَمَلَائِكَتُهُ سَبْعِيْنَ صَلَاةً فَلْيُقِلَّ عَبْدٌ مِنْ ذَلِكَ أَوْ لِيُكْثِرْ

“Abdullah bin ‘amru berkata, barangsiapa yang bersholawat kepada Rasulullah satu kali, niscaya Allah dan para malaikat-Nya akan bersholawat kepadanya tujuh puluh kali”.

  1. Menjadikan seorang hamba dekat dengan Rasulullah pada hari kiamat.

عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ مَسْعُوْدٍ أَنَّ رَسُوْلَ اللهِ  قَالَ : أَوْلَى النَّاسِ بِيْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَكْثَرُهُمْ عَلَيَّ صَلَاةً

Dari abdullah bin mas’ud, bahwasannya Rasulullah SAW bersabda : “Manusia yang paling utama denganku pada hari kiamat adalah yang paling banyak bersholawat kepadaku.”

Demikian tadi ulasan dan bacaan Sholawat Nabi, mulai dari arti, manfaat, beserta dalil mengenai anjuran bersholawat. Semoga dengan ini kita menjadi umat yang semakin rajin membaca sholawat agar kelak memperoleh syafaat dari Rasulullah Saw.

Bacaan Sholawat Nariyah, Hukum Mengamalkan & Manfaat Shalawat Nariyah

Sholawat Nariyah – Sepertinya sebagian dari kita sudah sangat familiar dengan Sholawat Nariyah. Atau mungkin kita sudah sering mendengar bacaan shalawatnya tapi belum mengetahui nama shalawatnya.

Sholawat Nariyah itu sebenarnya adalah SHALAWAT TAFRIJIYAH. Namun para ulama maghribi lebih sering menyebutnya sebagai Sholawat Nariyah.

sholawat nariyah bacaan

Sholawat Nariyah  memang menjadi salah satu shalawat yang populer di tengah khalayak muslim. Tidak sedikit pula masyarakat muslim yang menganggap bahwa shalat Nariyah ini bermanfaat untuk meringankan masalah, memudahkan mencapai suatu tujuan dan memudahkan kita dalam mencari solusi dari suatu masalah.

Sama seperti hal lainnya, perkara ini juga mengundang pro kontra yang datang dari masyarakat muslim itu sendiri.

Dimana ada pula yang berpendapat jika Sholawat Nariyah itu tidak boleh diucapkan apalagi didengungkan setiap hari karena di dalam liriknya terkandung kesyirikan.

Bacaan Sholawat Nariyah

ALLOOHUMMA SHOLI SHOLAATAN KAAMILATAN WASALLIM SALAAMAN TAAMMAN ‘ALAA SAYYIDINA MUHAMMADINIL LADZII TANHALLU BIHIL ‘UQODU WA TANFARIJU BIHIL KUROBU WA TUQDHOO BIHIL HAWAA-IJU WA TUNAALU BIHIR-ROGHOO-IBU WA HUSNUL KHOWAATIMI WA YUSTASQOL GHOMAAMU BI WAJHIHIL KARIIMI WA ‘ALAA AALIHII WA SHOHBIHII FII KULLI LAMHATIN WA NAFASIN BI ‘ADADI KULLI MA’LUUMIN LAKA.

Artinya : “Wahai Allah, limpahkanlah rahmat dan salam yang sempurna kepada junjungan kita Nabi Muhammad SAW. Semoga terurai dengan berkahnya segala macam buhulan dilepaskan dari segala kesusahan, tunaikan segala macam hajat, dan tercapai segala macam keinginan dan husnul khotimah, di curahkan air hujan (rahmat) dengan berkah pribadinya yang mulia. Semoga rahmat dan salam yang sempurna itu juga tetap tercurah kepada para keluarga dan sahabat beliau, setiap kedipan mata dan hembusan nafas, bahkan sebanyak pengetahuan bagiMu.

Hukum Sholawat Nariyah

sholawat nariyah hukumnya
youtube.com

Sholawat Nariyah ini menjadi bentuk tawassul untuk meminta kepada Allah melalui Nabi sebagai perantaranya.  Kita memohon agar Allah memberikan petunjuk atas masalah yang tengah dihadapi.

Yang harus diingat, Nabi hanyalah perantara, jadi kita tetap meminta kepada Allah.

Menurut para ulama Fiqh hal seperti ini bukanlah bentuk perbuatan syirik. Sebab kita tetap memohon dan meminta kepada Allah, bukan kepada perantara.

Akan tetapi ada sedikit perbedaan pendapat yang datang dari para ulama mengenai boleh atau tidaknya berdoa atau bertawassul melalui Nabi maupun orang shalih lainnya.

Ini berlaku baik ketika mereka masih hidup atau wafat. Perihal ini diterangkan oleh Malik, As-Subki, Al-Karmani, An-Nawawi, Al-Qasthalani, As-Sumhudi, Ibnu al-Haj dan Ibnu al-Jazari (Mausu’ah al-Kuwaitiyah 5/22).

Berikut penjelasan dari Buya Yahya:

Manfaat atau Faedah Membaca Sholawat Nariyah

keutamaan sholawat nariyah

Sholawat Nariyah ini juga sangat sering didengungkan di kalangan warna NU, seperti halnya shalawat Badar. Terlebih saat kita tengah dilanda kesukaran, tidak ada alasan untuk tidak mengembalikan semua kesulitan tersebut kepada Allah SWT. Di saat seperti ini, Sholawat Nariyah lah yang dapat dijadikan bacaan untuk curhat kepada Allah.

Berikut adalah manfaat membaca Sholawat Nariyah sesuai dengan apa yang dijelaskan oleh Syaikh Muhammad At-Tunisii.

Jika Sholawat Nariyah dibaca 31 kali setelah shalat Shubuh, Allah akan memudahkan berbagai urusan kita.

Membaca Sholawat Nariyah sebanyak 11 kali di setiap harinya akan melapangkan pintu rezeki dan derajat kita akan diangkat.

Jika seseorang membaca Sholawat Nariyah 300 kali ketika sedang berada di suatu majelis, Allah akan mengabulkan doa dan menjauhkan kita dari segala marabahaya.

Allah akan menghapus kedukaan, memudahkan rezeki, dibukakan pintu kebijakan, dijauhkan dari penyakit jika kita membaca Sholawat Nariyah sebanyak 90 kali setiap harinya.

Imam Danuari mengatakan bahwa sesiapapun yang membaca Sholawat Nariyah setiap kali selesai shalat fardhu sebanyak 11 kali dan menjadikan shalawat ini sebagai wirid maka Allah akan memberikan rezeki yang mengalir tanpa putus.

Shalawat Tafrijiyah Qurthubiyah atau Sholawat Nariyah ini merupakan shalawat yang mustajab. Sebab apabila ada umat Islam yang menghendaki sesuatu ataupun menolak suatu hal yang tidak baik maka mereka semua akan secara kompak berkumpul dalam sebuah majelis lalu membaca Sholawat Nariyah ini secara bersama-sama sebanyak 4444 kali.

Sehingga dikabulkanlah apa yang mereka kehendaki, tentunya dengan seizin Allah SWT. Keterangan ini diambil dari kitab Khozinatul Asror halaman 179.

Sejarah Sholawat Nariyah (Namun Belum Diketahui Pasti Kebenarannya)

sejarah sholawat nariyah

Sholawat Nariyah merupakan shalawat yang disusun oleh syekh yang dulunya hidup di jaman Rasulullah sehingga ia pun termasuk salah satu sahabat Nabi. Ia adalah Syekh Nariyah, yang juga tekun dalam hal ketauhidan.

Syekh Nariyah sangat peduli dalam memperhatikan betapa Rasulullah benar-benar bekerja keras dalam menyampaikan wahyu Allah. Menyebarkan ajaran Islam hingga menyempurnakan akhlak manusia dengan akhlak yang baik.

Oleh karena itu Syekh Nariyah senantiasa memohon kepada Allah agar Rasul selalu dilindungi dan dijaga oleh Allah.

Doa-doa yang di dalamnya juga menyebut Nabi dinamakan shalawat, oleh karenanya Syekh Nariyah ini kemudian menyusun shalawat dan diberi nama Sholawat Nariyah.

Pernah suatu ketika Syekh Nariyah membaca shalawat tersebut sebanyak 4444 kali. Menakjubkannya, setelah itu ia memperoleh karomah dari Allah.

Lalu pada suatu majelis ia duduk didekat Nabi kemudian meminta agar dimasukkan ke surga pertama kali bersama Nabi. Nabi pun memenuhi permintaan tersebut.

Lantas datanglah seorang sahabat yang merasa cemburu dan meminta Nabi untuk mendoakannya seperti halnya Nabi mendoakan Syekh Nariyah. Kemudian Nabi menolak permintaan tersebut sebab sudah ada Syekh Nariyah yang terlebih dulu meminta.

Mungkin kita bertanya-tanya mengapa hanya permintaan Syekh Nariyah yang dipenuhi Nabi. Hal ini tidak terlepas dari kebiasaan Syekh Nariyah yang menghabiskan malamnya untuk mendoakan kesejahteraan dan keselamatan bagi Nabi.

Dari sini kita sudah menemukan jawabannya. Yakni seseorang yang mendoakan Nabi berarti telah mendoakan dirinya sendiri.

Oleh karena itu dalam hal ini nabi merupakan perantara yang dapat melancarkan dan menghubungkan doa umat yang bershalawat padanya.

Ini merupakan poin yang jarang diketahui oleh banyak orang dan akhirnya memunculkan tanda tanya mengapa justru nabi yang didoakan.

Inilah mengapa kita juga disarankan untuk bershalawat sebelum akhirnya meminta dan memohon kepada Allah tentang apa-apa yang kita inginkan.

Pengamalan Sholawat Nariyah

manfaat sholawat nariyah nu
okezone.com

Banyak yang telah mengamalkan Sholawat Nariyah tersebut. Mulai dari anak-anak, remaja, dewasa hingga lansia sudah banyak yang hafal bacaan shalawat ini. Apalagi di pesantren-pesantren, sudah seperti menjadi keharusan membaca shalawat ini.

Mengenai adanya pendapat yang menyebutkan bahwa terdapat kesyirikan dalam Sholawat Nariyah ini sebenarnya tergantung pada bagaimana kita menyikapinya dan tergantung pada sudut pandang yang kita gunakan untuk memaknai Sholawat Nariyah tersebut.

Selama kita paham bahwa shalawat ini merupakan cara kita mendoakan Nabi dan kita tetap berdoa kepada Allah, maka tidak ada kesyirikan di dalamnya.

Di kalangan masyarakat sendiri Sholawat Nariyah ini menjadi salah satu shalawat yang populer dibaca usai mengumandangkan adzan (pujian). Sehingga setelah adzan sambil menunggu imam dan jamaah, umumnya muadzin akan membaca shalawat hingga iqomah tiba.

Tata Cara Shalat Istikharah Lengkap, Mustajab Langsung dapat Petunjuk

Shalat Istikharah – Wajar apabila dalam hidup kadang kita merasa bimbang dan bingung akan suatu hal. Keadaan mengharuskan kita memilih, tapi menurut kita keduanya sama-sama harus dipilih dan sangat sukar untuk dipisahkan. Hal ini tidak terlepas dari harapan yang kita gantungkan pada keduanya.

Normal dan wajar jika setiap harinya kita selalu mendapat ujian dan pelajaran baru dari Allah. Dan lagi lagi, kita harus memilih. Tentu kita sering mendengar bahwa hidup adalah pilihan. Sehingga mau tidak mau, suka atau tidak suka kita harus tetap memilih.

Shalat Istikharah tata caramya mudah
YouTube.com

Dalam Islam sendiri telah diberikan cara dan solusi guna menghilangkan kebimbangan dalam memilih satu hal yang baik antara dua hal yang baik. Ya, adalah shalat istikharah sebelum tidur yang dapat dilakukan saat diri bingung dan dilema ketika dihadapkan pada dua pilihan yang sulit.

Bagi kita yang sudah pernah melakukan shalat istikharah tentu sudah tahu bagaimana rasa lega dan nikmatnya kemudahan yang Allah berikan melalui shalat istikharah tersebut. Lalu, bagaimana Islam sendiri memandang mengenai shalat istikharah tersebut? Berikut ulasannya.

Shalat Istikharah Menurut Pandangan Islam

shalat istikharah

Shalat istikharah ini dilakukan ketika seorang hamba merasa bingung dan ragu-ragu dalam memilih atau memutuskan suatu hal. Shalat istikharah ini dikerjakan dengan harapan agar keraguan yang ada dapat hilang sehingga seseorang bisa memilih sesuatu dengan pikiran yang jernih dan penuh keyakinan.

Ketika bingung menentukan yang terbaik dari yang terbaik, maka cara terbaik yang harus dilakukan adalah dengan melaksanakan shalat istikharah ini. Shalat istikharah adalah shalat sunnah yang dapat dilakukan kapanpun (di luar waktu shalat wajib) dengan jumlah rakaat minimal 2 rakaat dan maksimal 12 rakaat.

Walau tidak ada ketentuan waktu pengerjaannya, shalat istikharah ini sebaiknya dilaksanakan pada sepertiga malam, sama halnya dengan waktu shalat tahajud. Hal ini dimaksudkan supaya kita dapat berdoa dan memohon petunjuk kepada Allah dalam keadaan hening, yang demikian ini akan menjadikan ibadah lebih khusyu’.

Tata Cara Shalat Istikharah Jodoh Lengkap, Mustajab dan Langsung Mendapat Petunjuk

Tata Cara Shalat Istikharah
sijai.com

Dari Shahabat Jabir bin ‘Abdillah radhiyallahu ‘anhu, beliau berkata,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُعَلِّمُنَا الِاسْتِخَارَةَ فِي الْأُمُورِ كُلِّهَا كَمَا يُعَلِّمُنَا السُّورَةَ مِنْ الْقُرْآنِ يَقُولُ إِذَا هَمَّ أَحَدُكُمْ بِالْأَمْرِ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ مِنْ غَيْرِ الْفَرِيضَةِ ثُمَّ لِيَقُلْ

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam, mengajarkan kepada kami tentang shalat istikharah dalam setiap perkara atau urusan yang kami hadapai, sebagaimana beliau mengajarkan kami suatu surat dari al-Quran.

Beliau, Rasulullah Saw berkata, “Jika salah seorang di antara kalian berniat dalam suatu urusan, maka lakukanlah shalat dua raka’at yang bukan shalat wajib, kemudian berdoalah…”. (HR. Al-Bukhari)

Melalui hadist tersebut dapat kita tarik kesimpulan bahwa shalat istikharah ini merupakan ibadah sunnah yang mana ketika kita melaksanakannya akan diberi petunjuk dan jawaban atas apa yang tengah kita risaukan.

Lebih lengkapnya berikut akan kami berikan informasi tentang tata cara shalat istikharah untuk memohon petunjuk perihal karir, jodoh maupun permasalahan lainnya.

Cara Melaksanakan Shalat Istikharah

Cara Shalat Istikharah
panduanmalaysia.com

Shalat istikharah ini menjadi media perantara kita untuk mencurahkan segala kerisauan yang dirasakan kepada Allah. Dengan harapan Allah akan memberikan jawaban dan menghilangkan keraguan yang mengiringi.

Berikut beberapa contoh shalat Istikharah yang sering dilakukan:

  • shalat istikharah untuk jodoh
  • shalat istikharah untuk memilih jodoh
  • shalat istikharah untuk memilih sekolah
  • shalat istikharah untuk memilih jurusan kuliah
  • shalat istikharah untuk menentukan pilihan
  • shalat istikharah untuk orang lain
  • shalat istikharah untuk pekerjaan
  • shalat istikharah untuk meminta jodoh
  • shalat istikharah untuk perceraian

Di atas hanya beberapa contoh hal yang melatarbelakangi kebimbangan seseorang yang kemudian disarankan untuk melaksanakan shalat istikharah. Shalat istikharah dilaksanakan sama seperti shalat wajib maupun shalat sunnah lainnya. Dengan jumlah minimal 2 rakaat. Surat yang dapat dibaca usai membaca al-Fatihah adalah surat yang kita hafal.

Jika ada yang bertanya, adakah cara khusus dalam pelaksanaan shalat istikharah ini? Jawabannya tidak ada. Lakukan shalat sebagaimana kita melaksanakan shalat lainnya.

Berikut adalah bacaan niat shalat istikharah:

اُصَلِّى سُنَّةَ اْلاِسْتِخَارَةِ رَكْعَتَيْنِ ِللهِ تَعَالَى

Ushollii sunnatal istikhaarati rak’ataini lillaahi ta’aala

Artinya:
Saya berniat shalat sunnat Istikharah dua rakaat karena Allah Ta’ala

Usai membaca niat shalat istikharah dengan penuh keyakinan, kita dapat melanjutkan shalat sebagaimana gerakan shalat lainnya. Setelah selesai melaksanakan shalat istikharah, kita bisa berdoa dan memohon kepada Allah agar Allah berikan jalan keluar atas kerisauan yang kita rasakan.

Bacaan Doa Setelah Shalat Istikharah

Doa Setelah Shalat Istikharah
YouTube.com

Sama seperti shalat lainnya, sesudah shalat, kita dianjutkan untuk berdoa kepada Allah SWT. Curahkan semua kebimbangan dan kerisauan kita kepada Allah. Perihal bacaan doa shalat istikharah ini bermacam-macam. Bisa disesuaikan dengan permasalahan yang tengah dihadapi.

Akan tetapi, secara umum berikut adalah bacaan doa shalat istikharah yang dapat dibaca:

اَللهُمَّ اِنِّى اَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ وَاَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ وَاَسْئَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ. فَاِنَّكَ تَقْدِرُ وَلَآاَقْدِرُ وَلَآاَعْلَمُ وَاَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوْبِ. اَللهُمَّ اِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هذَااْلاَمْرَ……..خَيْرٌلِّىْ فِىْ دِيْنِىْ وَمَعَاشِىْ فَاقْدُرْهُ لِىْ وَيَسِّرْهُ لِىْ ثُمَّ بَارِكْ لِىْ فِيْهِ وَاِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ اَنَّ هذَااْلاَمْرَ…………..شَرٌّلِّىْ فِىْ دِيْنِىْ وَمَعَاشِىْ وَعَاقِبَةِ اَمْرِىْ وَعَاجِلِهِ وَآجِلِهِ فَاصْرِفْهُ عَنِّىْ وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ وَاقْدُرْلِى الْخَيْرَحَيْثُ كَانَ ثُمَّ رَضِّنِىْ بِهِ.

Pada bagian yang rumpang (titik-titik) bisa dilengkapi dengan sesuatu hal yang membuat kita bimbang. Dapat diucapkan dengan bahasa Indonesia maupun lainnya, disesuaikan saja dengan kemampuan kita.

Artinya:

Wahai Allah, bahwasanya aku mohon pilihan olehMu dengan ilmu-Mu, dan mohon kepastian-Mu dengan kekuasaan-Mu, serta mohon kepada-Mu dari anugerah-Mu Yang Maha Agung, karena Engkaulah Dzat yang berkuasa. Sedang aku tiada kuasa, dan Engkaulah Dzat Yang Maha Mengetahui, sedang aku tiada mengetahui, dan Engkaulah Dzat yang mengetahui yang ghoib. Wahai Allah, jika adanya, Engkau ketahui bahwa urusan ini …….. adalah baik bagiku, untuk duniaku, akhiratku, penghidupanku, dan akibat urusanku untuk masa sekarang maupun besoknya. Maka kuasakanlah bagiku dan permudahkanlah untukku, kemudian berkahilah dalam urusan itu bagiku. Namun jikalau adanya, Engkau ketahui bahwa urusan itu ……… menjadi buruk bagiku, untuk duniaku, akhiratku, penghidupanku, dan akibatnya persoalanku pada masa sekarang maupun besoknya.
Maka hindarkanlah aku dari padanya, lalu tetapkanlah bagiku kepada kebaikan, bagaimanapun adanya kemudian ridhoilah aku dengan kebaikan itu.

Demikian tadi ulasan singkat mengenai shalat istikharah beserta doa yang dibaca setelah shalat istikharah. Semoga selepas ini kita bisa mendapatkan petunjuk dan kemudahan dalam memilih maupun memutuskan suatu hal.

Keutamaan Surat Ar Rahman (Peringatan yang Diulang-ulang)

Surat Ar Rahman merupakan surat ke-55 dan memiliki 78 ayat di dalam al-Quran. Karena diturunkan di Mekkah, maka surat Ar Rahman ini tergolong surat Makkiyah. Dinamakan surat Ar Rahman karena surat ini diawali dengan kata Ar Rahman. Ar Rahman itu sendiri memiliki arti “Yang Maha Pemurah”.

Bacaan Surat Ar-Rahman

Ar-Rahman juga merupakan salah satu Asmaul Husna (nama-nama Allah yang indah lagi baik). Garis besarnya, surat ini berisi tentang betapa Allah sungguh Maha Pemurah. Allah memberikan banyak kenikmatan dan karunia yang tak terhitung jumlahnya. Allah akan memberikan kecukupan dalam berbagai hal untuk kita, selama di dunia maupun di akhirat kelak.

Al-Quran terdiri dari 114 surat. Kesemuanya memiliki keistimewaan masing-masing, sama seperti surat Ar-Rahman ini. Ayat-ayat yang terdapat pada surat ini sangat indah dan menggetarkan setiap jiwa yang membacanya.

Karakteristik surat Ar-Rahman ini berada pada pengulangan ayat Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban sebanyak 31 kali. Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban berarti “Maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan?” dan dapat kita temukan di akhir setiap ayat dalam surat Ar-Rahman.

Fa-biayyi alaa’i Rabbi kuma tukadzdzi ban (maka nikmat Tuhan yang manakah yang kamu dustakan). Ayat ini diulangi sebanyak 31 kali sebagai bentuk peringatan kepada kita. Diulang lagi, ditegaskan lagi, agar kita senantiasa ingat betapa sangat banyak nikmat dan karunia yang telah Allah berikan kepada kita.

Inilah kita, sebutir debu yang bisa hilang dengan terpaan angin barang semilir. Jadi, masihkah kita mengeluh sedangkan nikmat dari Allah sungguh tak terhitung jumlahnya?

Allah memberikan kode kepada kita dengan perantara surat Ar-Rahman ini. Allah mengingatkan kita bahwa kita hanyalah manusia yang sering melupa dan pelupa, tidak mau berpikir, dan kufur nikmat. Sungguh, semoga kita termasuk hamba yang pandai bersyukur.

Manusia Makhluk Pelupa

manusia pelupa surat ar rahman
1deen.com

Di dalam al-Quran, terdapat beberapa istilah yang mewakili “manusia’, yaitu an-naas, banii Aadam, al-insaan, dan al-basyar. Manusia diwakili dengan kata al-insaan sebab manusia adalah makhluk yang mudah lupa sehingga membutuhkan peringatan dan teguran.

Kata an-naas ini merepresentasikan sekelompok manusia. Sedangan disebut al-basyar sebab manusia merupakan makhluk yang emosional dan sensitif. Dan yang terakhir manusia disebut sebagai banii Aadam sebab manusia bermula dari nabi Adam.

Kita (manusia) sering lupa akan banyak hal. Apalagi saat senang, kita akan melupakan  hal-hal lainnya. Dan biasanya kita akan mengingat dan menyadari sesuatu hal tersebut saat kita berada dalam kesukaran, kesedihan maupun sedang dalam keadaan bahaya. Inilah mengapa kita harus diberi teguran dan peringatan. Agar kita ingat, bahwa ada Allah yang sering kita lupakan. Astaghfirullah, semoga Allah mengampuni dosa kita semua. Aamiin.

Hal ini sejalan dengan apa yang telah Allah jelaskan dalam surat Yunus (10):12, yang artinya:

“Dan apabila manusia ditimpa bahaya dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan.”

Selain itu ada pula surat Fushshilat [41]: 50 yang menerangkan tentang hal ini:

Artinya: “Dan jika Kami merasakan kepadanya sesuatu rahmat dari Kami sesudah dia ditimpa kesusahan, pastilah dia berkata: “Ini adalah hakku, dan aku tidak yakin bahwa hari kiamat itu akan datang…”

Betapa kita telah menjadi manusia yang lalai dan lupa. Inilah mengapa Allah mengingatkan kita secara berulang-ulang. Maka nikmat Tuhan yang manakah lagi yang kamu dustakan?

Kufur Nikmat

Surat Ar-Rahman Kufur nikmat

Setiap pagi kita masih diberi kesempatan untuk membuka mata dan bernapas menikmati udara gratis dari Allah. Kita masih diberi jantung dan detaknya. Kita masih diberi kesempatan bertemu dengan siang untuk bekerja dan malam untuk istirahat. Tapi, sudahkah kita berterimakasih kepada Allah? Sudahkah kita menyedikitkan keluh lalu memperbanyak rasa syukur terhadap semua nikmat yang Allah berikan kepada kita?

Kita baru akan ingat Allah saat kita ditimpa ujian dan kesusahan. Saking bandelnya kita, kadang Allah memberi peringatan yang tidak ringan. Karena apa? Apalagi jika bukan karena kekufuran kita. Bahkan saat ditegur dan diingatkan oleh Allah saja kita masih sering marah-marah dan mengeluh. Hati menjadi keras dan rasa syukur telah terkikis karena keluh kesah yang tiada hentinya diucapkan.

Berikut adalah arti dari surat Ar Rahman (55) : 11.

“di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang”.

Arti dari Ar Rahman (55) : 12.

“Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya”.

Arti dari Ar Rahman (55) : 13.

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”

Sebagai seorang hamba, sudah seharusnya kita memperbanyak rasa syukur agar keimanan semakin bertambah. Menjadi hamba yang taat terhadap perintah-Nya dan menjauhi hal-hal yang dilarang oleh-Nya.

Apalagi jika kita rajin beribadah, maka Allah akan melindungi kita dari perbuatan maksiat. Betapa celaka jika seseorang menjadi kufur nikmat, maka Allah akan menyedikitkan nikmat untuknya. Dan sebaliknya, jika kita senantiasa bersyukur, maka Allah akan menambah kenikmatan dan karunia untuk kita.

Hal ini juga ditegaskan oleh Allah dalam surat Ibrahim ayat 7.

“la in syakartum laa adziidanakum wa la’in kafartum inna azabi lasyadid”

Artinya “sesungguhnya jika (kamu) bersyukur pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu. Dan jika kamu mengingkari (nikmat-KU) maka sesungguhnya azab-KU akan sangat pedih”.  

Sudah sangat jelas bahwa sebagai hamba kita harus berusaha untuk senantiasa bersyukur. Baik dalam keadaan senang maupun ketika ditimpa kesukaran.

Maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?

Manusia Enggan Berpikir

Manusia Enggan Berpikir
wikihow.com

Dengan perantara surat Ar Rahman ini Allah juga ingin mengingatkan kita agar mau meluangkan kesempatan untuk berpikir tentang nikmat dan karunia dari Allah.

Hal ini diterangkan dalam surat Ar Rahman (55) : 19.

“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu,”

Selanjutnya surat Ar Rahman (55) : 20.

“Antara keduanya ada batas yang tidak dilampaui oleh masing-masing”.

Selanjutnya adalah surat Ar Rahman (55) : 21.

“Maka nikmat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?”

Tidak sedikit dari kita yang memaknai agama sebagai “warisan” dari orang-orang tua kita. Padahal ini sangat salah, sebab Allah menurunkan al-Quran sebagai pedoman hidup dan sudah seharusnya kita memikirkan tentang apa-apa yang telah Allah jelaskan dalam al-Quran.

“Ini adalah sebuah kitab yang Kami turunkan kepadamu, penuh dengan berkah supaya mereka memperhatikan (merenungkan) ayat-ayatnya dan supaya mendapat pelajaran orang-orang yang mempunyai pikiran” (QS. Shaad, 38: 29).

Allah telah mengingatkan kita untuk senantiasa merenung, berpikir hingga kita menemukan kebenaran dan alasan mengapa kita harus takut kepada Allah. Allah pun menerangkan bahwa seseorang yang meniru kehidupan para pendahulu adalah seorang yang taklid buta dan tanpa berpikir.

Mereka hanya sekedar ikut-ikutan, melakukan ibadah berdasarkan ikut-ikut tanpa ada rasa takut kepada Allah SWT. Ibadah yang dilakukan pun menjadi sia-sia.

maka nikmat Tuhan manakah yang kamu dustakan?

Keutamaan Surat Ar Rahman

Keutamaan Surat Ar-Rahman
satujam.com
  1. Barangsiapa yang membaca surat Ar Rahman, dan ketika membaca kalimat ‘Fabiayyi âlâi Rabbikumâ tukadzdzibân’, kemudian ia mengucapkan: Lâ bisyay-in min âlâika Rabbî akdzibu (tidak ada satu pun nikmat-Mu, duhai Tuhanku, yang aku dustakan), jika saat membacanya itu pada malam hari kemudian ia mati, maka matinya seperti matinya orang yang syahid; jika membacanya di siang hari kemudian mati, maka matinya seperti matinya orang yang syahid.” (Imam Ja’far Ash-shadiq (sa) dalam Tsawabul A’mal, hlm 117).
  2. Rasulullah  bersabda: “Barangsiapa yang membaca surat Ar Rahman, Allah akan menyayangi kelemahannya dan meridhai nikmat yang dikaruniakan padanya.” (Tafsir Nur Ats-Tsaqalayn 5/187).
  3. Imam Ja’far Ash-Shadiq (sa) berkata: “Jangan tinggalkan membaca surat Ar Rahman, bangunlah malam bersamanya, surat ini tidak menentramkan hati orang-orang munafik, kamu akan menjumpai Tuhannya bersamanya pada hari kiamat, wujudnya seperti wujud manusia yang paling indah, dan baunya paling harum. Pada hari kiamat tidak ada seorangpun yang berdiri di hadapan Allah yang lebih dekat dengan-Nya daripadanya.

Ketika itu Allah SWT berfirman: Siapakah orang yang sering bangun malam bersamamu saat di dunia dan tekun membacamu. Ia menjawab: Ya Rabbi, fulan bin fulan, lalu wajah mereka menjadi putih, dan ia berkata kepada mereka: Berilah syafaat orang-orang yang mencintai kalian, kemudian mereka memberi syafaat sampai yang terakhir dan tidak ada seorang pun yang tertinggal dari orang-orang yang berhak menerima syafaat mereka. Lalu ia berkata kepada mereka: Masuklah kalian ke surga, dan tinggallah di dalamnya sebagaimana yang kalian inginkan.” (Tsawabul A’mal, hlm 117).

Demikian tadi uraian tentang surat Ar Rahman beserta keutamaan-keutamaan yang dimiliki oleh surat Ar Rahman. Semoga dengan ini kita bisa menjadi hamba yang banyak mengingat dan pandai bersyukur. Jangan menunggu Allah merindukan kita lalu Allah turun tangan mengingatkan dan menegur kita.

Mari belajar untuk menjadi hamba yang selalu sadar bahwa nikmat Allah sangatlah banyak sehingga tidak ada celah yang dapat digunakan untuk berkeluh kesah dan mencerca.

Ingin Urusan Rezeki Lancar? Baca Surat Al Waqiah Setiap Hari

Surat Al Waqiah – Sebagai seorang muslim kita tentu sudah sangat familiar dengan Surat al Waqiah. Surat al Waqiah ini merupakan salah satu surat yang ada di dalam al-Quran, kitab suci agama Islam. Banyak manfaat yang akan kita peroleh apabila rajin membaca surat Surat al Waqiah tersebut. Membaca lalu menyempurnakannya dengan doa, maka Allah akan lapangkan pintu rezeki bagi kita, In Syaa Allah.

surat al waqiah latin
eumroh.com

Al-Quran adalah pedoman hidup bagi umat Islam, di dalamnya terkandung banyak pelajaran dan hikmah yang dapat kita jadikan pedoman dalam menjalani kehidupan ini. Al-Quran menjadi mukjizat terbesar yang Allah berikan kepada Rasulullah SAW. Kitab suci ini otentik dan berlaku sepanjang zaman.

Benarkah Rezeki Akan Berdatangan Ketika Kita Rajin Membaca Surat al Waqiah?

Surat Al Waqiah mendatangkan rezeki
nu.or.id

Rajin membaca al-Quran merupakan kemudahan yang Allah berikan. Berbahagialah apabila kita termasuk hamba-Nya yang rajin membaca al-Quran, sebab sangat banyak manfaat yang akan kita dapatkan. Begitupula saat membaca surat al Waqiah ini, akan banyak manfaat dan berkah yang akan dilimpahkan pada kita. Semua surat-surat yang ada dalam al-Quran memiliki manfaat, namun semua surat dalam al-Quran tersebut juga memiliki keistimewaan masing-masing.

Perihal surat al Waqiah ini sebaiknya kita rutin membacanya dua kali dalam sehari, tepatnya satu kali setelah shalat Shubuh, dan satu kali setelah shalat Ashar. Hal ini tidak terlepas dari manfaat surat al Waqiah itu sendiri yang mana surat ini merupakan Suuratul Ghina – yakni surah dalam al-Quran yang dianjurkan dibaca bagi hamba yang ingin kaya. Banyak yang sudah membuktikan keajaiban dari surat al Waqiah ini.

Tidak perlu pesimis jika ada orang-orang yang mengatakan:

surat al Waqiah rezeki

“Bukankah al-Quran itu tidak cukup dibaca saja? Kita kan harus tahu arti dan mengamalkannya”.

“Loh, udah baca Quran kok masih mengharapkan kesenangan dunia? Berarti ga ikhlas ya bacanya”.

Sungguh, yang demikian Allah datangkan kepada kita sebagai ujian. Jadi, jangan sampai kita berhenti melakukan hal baik karena terpengaruh penilaian orang terhadap kita. Cukuplah Allah yang menjadi juri kita. Allah memberi pahala kebaikan dan banyak keberkahan bagi sesiapapun yang rajin membaca surat-surat yang ada di dalam al-Quran. Dan semoga kita menjadi salah satu hamba-Nya yang rajin mengagungkan firman-Nya. Termasuk rajin membaca surat al Waqiah ini.

Lalu Kenapa Harus Surat al Waqiah? Apa Saja Isi Kandungan dari Surat al Waqiah?

 Kandungan dari Surat al Waqiah
dream.co.id

Memang di dalam surat al Waqiah ini tidak secara gamblang dibahas tentang rezeki dan kekayaan dunia. Baghkan jika menilik kandungannya, surat al Waqiah ini justru membahas banyak hal tentang Tauhid (keyakinan terhadap Allah SWT).

Sebagai seorang hamba kita harus benar-benar meyakini bahwa Allah adalah pencipta dunia beserta segala isinya. Kita harus yakin bahwa Allah adalah pencipta langit dan bumi, pohon-pohon, air, buah-buahan hingga semua rezeki yang dikaruniakan kepada umat manusia. Semua ciptaan Allah pun tunduk kepada-Nya.

Surat al Waqiah tidak hanya membahas banyak hal tentang Tauhid. Allah juga menerangkan bahwa Allah menciptakan manusia ke dalam tiga golongan. Golongan yang dimaksud adalah Golongan Kanan, Golongan Kiri dan Golongan Terdahulu. Dan setiap golongan tersebut akan mendapatkan balasan di akhirat nanti.

Disebutkan dalam beberapa riwayat bahwa Rasulullah SAW bersabda:

  1. Surat al Waqiah merupakan surat kekayaan, untuk itu rajinlah membaca surat al Waqiah lalu ajarkan pula kepada anak-anak kalian.
  2. Apabila seseorang membaca surat al Waqiah pada tiap malam, maka Allah tidak akan menimpakan keimiskinan kepadanya.
  3. Ajarkan kepada istri kalian untuk membaca surat al Waqiah, sebab surat ini adalah surat kekayaan.

Demikian istimewa kedudukan surat al Waqiah untuk melapangkan pintu rezeki dari Allah untuk kita. Oleh karena itu mari sama-sama membiasakan diri untuk membaca surat al Waqiah secara rutin, bisa pagi atau malam. Banyak berkah dan dengannya Allah akan memberikan kekayaan dan menjauhkan diri kita dari kemiskinan.

Sedangkan menurut fatwa sebagian Ulama’ menjelaskan:

“Sesiapapun yang membaca surat al Waqiah setiap hari, dalam satu majelis membaca 40 kali, dan selama 40 hari, maka Allah akan melapangkan pintu rezeki tanpa ada kesulitan di dalamnya. Bahkan Allah akan mengalirkan rezeki itu terus menerus hingga ke berbagai penjuru dunia, akan banyak keberkahan yang kita dapatkan”.

Adakah Doa Khusus yang Harus Dibaca Setelah Membaca Surat al Waqiah?

doa surat al waqiah
bersamadakwah.net

Doa adalah salah satu bentuk penghambaan kita kepada Allah. Doa juga merupakan senjata bagi kita. Untuk itu, agar bacaan surat al Waqiah yang telah kita baca semakin sempurna, maka akan lebih baik jika kita menyempurnakannya dengan memunajatkan doa kepada Allah. Hanya kepada Allah lah kita meminta perlindungan dan pertolongan, Allah sangat menyukai hamba-Nya yang dengan sepenuh hati mau berdoa dan memohon kepada-Nya.

Doa ini dapat dibaca ketika kita selesai membaca surat al Waqiah. Berikut adalah bacaan doa tersebut.

Doa Al waqiah Pilihan  1

doa membaca surat al waqiah

Doa Al waqiah Pilihan 2

 

Doa Al Waqiah

Artinya :
Yaa Allah sesungguhnya aku memohon kepadaMU dengan kebenaran dari surat Waqi’ah dan rahasia2 nya. Supaya Engkau berkenan memudahkan rejekiku dan sebagaimana Engkau memudahkannya untuk kebanyakan makhlukMu, Yaa Allah, Ya robbal ‘alamin.

Jadi, apa yang selanjutnya dapat kita lakukan?

membaca surat al waqiah
sygmadayainsani.co.id
  1. Rutin membaca surat al Waqiah setiap hari (setelah shalat Shubuh dan setelah shalat Ashar).
  2. Pelan-pelan mengajak keluarga, suami, istri dan anak untuk turut membiasakan diri membaca al-Quran, termasuk surat al Waqiah ini.
  3. Untuk surat al Waqiah ini, kita harus berikhtiar secara istiqomah. Membacanya selama 3 hari, 7 hari, 21 hari dan seterusnya, semampu kita. Baca dengan ikhlas dan penuh kerelaan. Allah akan melapangkan pintu rezeki bagi kita yang rajin membaca surat al Waqiah.
  4. Jangan melupakan adab membaca al-Quran.

Demikian tadi ulasan tentang surat al Waqiah atau surat kekayaan. Semoga dengan adanya tulisan ini dapat menjadi sumber wawasan baru bagi dan kita mulai bersemangat untuk merutinkan membaca surat al Waqiah beserta surat-surat lain yang ada di dalam al-Quran.