Ikan Badut atau dikenal dengan nama ikan giru mempunyai nama inggris clownfish atau anemonefish adalah ikan kecil dari family Pomacentridae. Ada 28 spesies yang umum disebut ikan badut, salah satunya masuk dalam genus Premnas sedangkan sisanya masuk dalam genus Amphiprion. Ikan ini tersebar di lautan Pasifik, India, Laut Merah dan karang-karang di Australia.

Beberapa Jenis Ikan Nemo

Sebuah penelitian menemukan bahwa bayi ikan badut mampu melakukan perjalanan hingga 400 km layaknya seperti di serial film “Finding Nemo”. Ukuran ikan nemo ini yang berkisar antara 6-18 cm mampu mengarungi dan menghadapi bahaya di lautan luas hingga ratusan kilometer. Hal ini dibuktikan oleh pakar biologi dari Inggris, penelitian dilakukan dengan cara mengambil DNA sirip ikan badut kemudian melepaskannya kembali kelautan. Hasilnya, sang peneliti menemukan DNA ikan tersebut pada terumbu karang yang jaraknya ratusan kilometer dari tempat pertama dilepaskan.

Morfologi Ikan Badut

Secara umum ikan badut mempunyai ukuran nyang relatif kecil, ikan ini secara maksimal dapat mencapai ukuran 15-18 cm. Berwarna terang dengan bentuk tubuh yang melebar ke atas (tinggi) dan mempunyai mulut yang kecil. Untuk sisik, ikan ini memiliki sisik yang relatif besar dengan sirip dorsal yang unik. Pada umumnya ikan ini mempunyai warna kuning, orange, kemerahan dan kehitaman. Pada tubuhnya terdapat corak warna yang khas berupa garis atau bagian dengan warna putih.

Keindahan warna tubuh clownfish inilah yang menyebabkan si nemo ini menjadi favorit para pecinta ikan hias air laut. Ikan nemo ini diketahui memiliki daerah penyebaran yang cukup luas, terutama diseputar perairan Indo Pasific. Pada perairan bebas, ikan nemo ini bisa ditemui di laguna-laguna berbatu disekitar terumbu karang atau daerah dengan kedalaman kurang dari 50 meter dengan perairan jernih. Ikan nemo ini memangsa udang, algae dan zooplankton disekitar habitatnya.

Ikan badut ini melakukan simbiosis mutualisme dengan anemon laut. Anemon laut berguna sebagai pelindung bagi ikan ini dari para pemangsa, sedangkan ikan badut membantu anemon dari sisa-sisa makananya. Dari interaksi inilah yang menjadikan ikan badut juga biasa dijuluki ikan anemon (anemonefish).

Setiap jenis ikan giru mempuyai kriteria tersendiri dalam memilih anemon. Disarankan sebelumnya harus mengetahui jenis anemon yang sesuai dengan jenis ikan badut yang akan dibeli.

Perkembang biakan Ikan Badut

Ikan badut terkenal poliandri yakni, satu betina memiliki beberapa pejantan. Ikan ini mempunyai kemampuan untuk berubah kelamin. Selain itu ikan ini juga memiliki hiearki sosial uang ketat. Ikan badut dapat menghasilkan telur 300-500 butir, yang diletakan pada batuh dibawah mantel anemon.

Telur-telur tersebut dijaga oleh pejantan hingga menetas. Setelah menetas, bayi ikan nemo akan berubah menjadi planton yang terbawa oleh arus perairan. Setelah tumbuh menjadi ikan nemo muda, si ikan akan mencari anemon sebagai rumah barunya.

Ikan Black Ghost (Apterontus albifrons) merupakan ikan air tawar yang berasal dari sungai Amazone, Amerika Selatan yang ukurannya dapat mencapai 50 cm yang tergolong sebagai ikan pisau (knife fish). Disebut Black Ghost atau ‘Si Setan Hitam’ karena tubuhnya berwarna hitam kusam (warna putih hanya melilit pada pangkal ekornya) sedangkan ikan ini suka bersembunyi dalam kegelapan pada siang hari dan melakukan aktivitasnya pada malam hari. Meskipun ikan ini dinamakan black ghost kenyataanya ikan ini merupakan ikan yang jinak dan dapat bersahabat dengan ikan lainnya.

Mampu Menghasilkan Listrik

Pada umumnya ikan ini dikenal sebagai ikan aquarium karena warnanya yang begitu eksotis dan gerakkanya yang sangat unik, maju mundur serta bentuk bawahnya menyerupai bendera saat berkibar sehingga ikan ini banyak digemari sebagai ikan hias.

Black Ghost bersifat nokturnal serta mampu menghasilkan listrik lemah (<1V/cm) dengan frekuensi medan listrik antara 0,1-10 kHz. Sinyal listrik dihasilkan dari organ di ekor ikan dan akan didistribusikan oleh reseptor yang ada di seluruh kulitnya yang berguna mendeteksi adanya mangsa (larva serangga) serta untuk mengenali objek sekitar (navigasi) dan berkomunikasi dengan ikan lain.

Pemeliharaan Ikan Black Ghost

Ikan Black Ghost dapat hidup diperairan pada suhu 23 – 28 derajat celcius dengan pH 6,5 – 7,5. Makanan utama black ghost adalah pakan hidup, beku ataupun kering yang dapat berupa larva serangga maupun cacing beku. Pemberian pakan sebaiknya tidak berlebihan karena bisa mengotori aquarium dan bisa meracuni air.

Untuk pemeliharaan blcak ghost sebaiknya di aquarium yang gelap dan banyak tempat persembunyiannya karena ikan black ghost itu pemalu. Dalam memelihara ikan ini tidak dianjurkan satu tempat dengan ikan penghasil listrik lainnya sebab sinyal listrik yang dihasilkan bisa merusak sistem radar dan distem navigasi masing – masing ikan. Selain itu jangan menempatkan ikan bersifat pemangsa dalam satu wadah dengan ikan black ghost dikarenakan ikan ini mempunyai ekor yang mirip cacing.

Ikan Anglerfish (monkfish, goosefish) merupakan salah satu jenis ikan predator yang hidup di kedalaman ratusan meter didasar laut. Ikan yang mempunyai nama lain Lophiiformes atau dalam bahasa indonesia ikan sungut ganda termasuk ikan petualang sejati.

Ikan ini dinamai anglerfish atau ikan pemancing karena mereka mempunyai cara menangkap mangsa buruannya dengan cara yang unik yakni, dengan memakai bagian badan yang menonjol keluar dari kepala yang mirip seperti kail pancing atau antena. Yang lebih unik, bagian tersebut mengeluarkan cahaya sinar yang berasal dari jutaan bakteri yang melekat.

Karakteristik Ikan Anglerfish

Ikan Anglerfish mempunyai bentuk mulut yang besar dan siap untuk menerkam segala mangsa yang ada dihadapannya. Ikan ini juga mempunyai bentuk rahang yang bergigi panjang dan berarah sehingga sangat mudah memasukkan mangsa langsung kedalam perutnya.

Monster laut ini mempunyai reaksi yang cepat apabila ada mangsa yang ada didepannya dan mampu memangsa buruan yang lebih besar dari ukuran tubuhnya.

Habitat Ikan Anglerfish

Ikan ini dapat kita temukan di kedalaman 3.300 sampai 6.600 kaki dibawah permukaan laut dan panjang ikan ini bisa mencapai hingga 2 kaki. Daerah penyebaran ikan ini dapat ditemui di Samudra Arktik, Pasifik, Hindia, Atlantik dan Laut Mediterania.

Berikut video penampakan langsung dari monster laut berikut:

Konsep tata letak iwagumi mulai banyak diminati para aquascaper diseluruh dunia. Konsep ini menawarkan tata letak minimalis yang mencerminkan budaya Jepang yakni cinta dan spiritualitas untuk keindahan dan kesederhanaan. Iwagumi mulai dipopulerkan sekitar 30 tahun yang lalu oleh aquascaper asal jepang Takashi Amano.

Iwagumi berasal dari bahasa Jepang yang berarti formasi batu, sehingga batu merupakan elemen penting dalam konsep iwagumi ini. Pada dasarnya konsep ini terdiri dari 3 batu utama, dimana sebuah batu menjadi batu kepala (headstone) dan dua lainnya sebagai pendamping.

Sebagai salah satu konsep iwagumi memiliki syarat dan ketentuan khusus dalam penyusunan batu. Yang paling sulit dalam membuat tema ini adalah mendapatkan kesatuan dan harmoni dalam sebuah kesederhanaan.

Teknik dan Prinsip Dasar Tata Letak Konsep Iwagumi

Tidak harus iwagumi menggunakan jenis Sanzon Iwagumi yakni menggunakan formasi tiga pilar batuan. Sejumlah batu dapat digunakan asal jumlah batu yang digunakan ganjil untuk menghindari rasa simetri. Gunakan batuan yang mempunyai kemiripan warna dan tekstur yang berguna untuk membangun suatu kesatuan. Berikut nama dan peran batuan dalam membuat iwagumi.

Oyaishi: Batu paling utama dalam iwagumi. Batu yang paling besar dan paling indah dari semua batu. Oyaishi ditempatkan pada titik fokus akuarium dan mempunyai ketinggian 2/3 dari tinggi akuarium. Untuk membuat tampilan alami pilih bentuk oyaishi yang miring kearah air supaya mirip dengan batuan sungai

Fukuishi: Batu terbesar kedua. Warna dan tekstur fukuishi usahakan menyerupai dengan oyaishi dan letakkan disebelah kanan atau kiri yang berguna untuk menciptakan ketenangan dan mengimbangi batu utama.

Soeishi: Jenis batu ketiga ini lebih kecil dari Fukuishi dan diletakkan disamping Oyaishi, berdampingan dengan fukuishi. Batu ini menprioritaskan kemampuan serta menonjolkan kemampuan Oyaishi.

Suteishi: Batu terakhir ini juga sering disebut dengan batu kurban karena sering tertutup oleh tumbuhan diatasnya. Namun peran suteishi juga berguna untuk membantu semua batu lain dalam menciptakan keindahan. Dalam Sanzon Iwagumi batu ini dihilangkan.

Berikut adalah contoh susunan batu pada konsep Iwagumi

Apakah Sanzon Iwagumi ?

Sanzon Iwagumi adalah komposisi sederhana dalam konsep iwagumi, dimana batu yang digunakan oyaishi, fukuishi dan soeishi. Oyaishi diletakkan dipusat sedangkan fukuishi dan soeishi diletakkan disamping kanan dan kiri. Konsep Sanzon Iwagumi dimaksudnya meniru susunan batu untuk triad Buddha.

Tanaman dan Ikan yang digunakan untuk Konsep Iwagumi

Ada beberapa tanaman yang dapat digunakan dalam konsep aquascape ini. Yang paling populer adalah menggunakan tanaman karpet rendah seperti dwarf hairgrass, hemianthus kuba, rotala sp, dll. Tetapi fokus utama harus terdapat pada batu dan ruang terbuka di akuarium.
Tujuan dibuat iwagumi adalah untuk meningkatkan rasa tenang maka dapat dipilih jenis ikan yang mempunyai gerakan dan perilaku yang tenang seperti kardinal tetra, rummy nose tetra, rasbora. Jangan menggunakan ikan shoaling yang bertindak individual dan memisahkan diri dari grup karena dapat memecah keharmonisan.

Kesulitan Dalam Iwagumi

Dari semua gaya aquascape, konsep iwagumi terlihat paling mudah karena mempunyai tampilan yang sederhana. Tapi membutuhkan pengalaman yang luas dalam pemilihan tanaman dan batuan yang digunakan. Pemilihan substrat dan penyaringan air termasuk harus diperhatikan karena tanaman yang digunakan termasuk tanaman yang mempunyai akar yang kuat.

Konsep Iwagumi juga rentan akan terbentuknya alga, alga dapat muncul di awal pengerjaan akuarium sehingga harus segera diambil tindakan jika melihat tanda-tanda akan keluarnya alga. Solusi yang paling mudah yakni mematikan siklus pencahayaan kira-kira satu jam pada waktu siang hari.

Demikian artikel seputar konsep iwagumi, semoga bermanfaat dan membantu. Apakah tertarik untuk membuat konsep ini ?

Lumut atau alga merupakan salah satu masalah bagi para aquascaper karena dapat mengurangi keindahan dalam akuarium. Penyebab munculnya lumut adalah pencahaan yang terang pada akuarium. Selain membersihkan alga secara manual, terdapat beberapa jenis ikan pemakan lumut yang dapat membantu dalam membersihkan lumut di dalam akuarium. Berikut dunia air akan memberikan beberapa jenis ikan pemakan lumut :

Ikan Pemakan Lumut untuk Aquascape

1.Ikan CAE (Chinese Algae Eater)

Ikan CAE atau Chinese Algae Eater kadang disebut juga Lemon Algae Eater karena warna ikan pemakan lumut ini kuning seperti lemon. CAE termasuk dalam ikan herbivora atau pemakan tumbuhan. Di alam liar, ikan ini biasa memakan lumut / ganggang dan dapat hidup mencapai ukuran 28 cm. Ikan ini hanya memakan lumut ketika masih kecil dan sangat efektif untuk membersihkan lumut, kalau sudah besar ikan ini akan berhenti memakan lumut dan pisahkan dengan ikan lain karena sering menganggu ikan yang lainnya.

2. Ikan SAE (Siamese Algae Eater)

Ikan SAE atau Siamese Algae Eater, Ikan ini termasuk ikan pemakan lumut yang populer dan sangat diminati untuk membersihkan lumut. Ikan SAE termasuk ikan yang bersahabat dan dapat dicampur dengan ikan jenis lainnya. Sebagai ikan omnivora, selain memakan lumut dan ganggang ikan ini juga memakan cacing pipih yang menganggu ekosistem di dalam akuarium. Ikan SAE juga dapat diberi makan berupa pellet atau cacing beku ketika lumut telah habis dimakannya.

3. Ikan Oto (Otocinclus Affinis)

Ikan Oto atau Otocinclus Affinis termasuk ikan pemakan lumut yang banyak diburu para aquascaper karena ukurannya kecil. Ikan yang habitat aslinya dari perairan Brazil Tenggara ini termasuk ikan kecil yang mempunyai tenaga besar untuk membersihkan lumut, selain itu sangat cocok bila dicampur dengan ikan kecil sejenis tetra, cardinal, dan udang kecil

4. Ikan Corydoras

Ikan Corydoras selain membersihkan lumut, ikan ini juga dapat berguna untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang tidak habis dimakan ikan lainnya. Selain berguna sebagai ikan pemakan lumut, corydoras juga mempunyai bentuk dan warna yang indah. Beberapa jenis corydoras yang dapat kita temukan di Indonesia antara lain corydoras panda, corydoras albino, corydoras sterbai dan corydoras pygmy

5. Ikan Brushmouth

Ikan Brushmouth ini termasuk dalam jenis ikan pleco, mempunyai nama latin Hypostemus Plecotomus. Ikan ini sangat efektif untuk menghilangkan lumut ‘Green Spot’. Selain termasuk ikan pemakan lumut yang bertemperamen rendah, ikan ini juga mudah ditemukan di Indonesia