Buah ciplukan atau ceplukan yang punya nama ilmiah Physialis angulata merupakan salah satu dari sekian banyak jenis tanaman yang memiliki buah dan bunga kecil. Buah ini ketika masak akan tertutupi oleh kelopak bunga yang kian membesar berbentuk menyerupai lonceng berwarna hijau hingga kekuningan. Indonesia punya beragam nama untuk tanaman ini diantaranya adalah cecenet, daun kopo-kopi, loto-loto, nyurnyuran dan kopokan.

Meskipun tanaman ciplukan ini tergolong jenis tanaman liar yang mungil, khasiat ciplukan untuk kesehatan banyak sekali. Tanaman ciplukan ini tergolong tanaman semak yang tingginya berkisar antara 1 meter, memiliki usia tanaman kurang lebih 1 tahun dan biasanya tumbuh subur pada daerah dataran rendah.

Tanaman ini menyimpan khasiat pada buah dan juga daunnya. Saat ini, tanaman ciplukan sudah pula diproduksi dalam bentuk kapsul  dan juga minuman teh kesehatan. Bahan utama yang digunakan adalah buah dan daun ciplukan yang telah dikeringkan. Secara tradisional, tanaman ciplukan telah digunakan sebagai teh atau jus untuk mengatasi bermacam-macam masalah kesehatan.

Buah ciplukan mengandung beragam zat kimia yang berguna bagi tubuh di antaranya adalah sitrun, fianin, asam malat, alkaloid, tannin, kriptoxanthin, vitamin C dan gula yang tersebar mulai dari akar hingga tunas tanaman ciplukan.

Khasiat Buah Ciplukan

  • Khasiat buah ciplukan bisa digunakan sebagai analgesik, anti hiperglikemik, antivirus, membantu melancarkan saluran urin, detoksifikasi, dan juga meredakan sakit batuk.
  • Buah ciplukan juga bisa diolah menjadi obat hipertensi dengan merebus 5 gr buah ciplukan menggunakan 110 ml air selama sekitar 10 menit, disaring dan diminum 2x sehari.
  • Selain untuk pengobatan penyakit di dalam tubuh, khasiat buah ciplukan untuk pengobatan luar bisa juga digunakan sebagai obat bisul, luka bernanah, serta sakit kulit yang mempunyai gelembung air.
  • Kandungan antioksidan dan alkaloid pada buah ciplukan diduga mampu mempercepat penyembuhan luka kulit.

Khasiat daun ciplukan

Selain buah, daun ciplukan juga punya khasiat kesehatan yang tidak kalah baiknya. Khasiat daun ciplukan di antaranya;

  • Mengobati penyakit flu
  • Mengobati radang tenggorokan
  • Mengobati pertutis atau batuk rejan

Khasiat daun ciplukan untuk mengobati penyakit di atas dapat diperoleh dengan mengkonsumsi air rebusan daun ciplukan yang telah dipotong kecil-kecil dan dikonsumsi rutin 2x sehari hingga sakit mereda.

Cara Pengolahan Buah dan Daun Ciplukan Untuk Kesehatan

Ingin tahu lebih jelas mengenai cara pengolahan buah dan daun ciplukan untuk kesehatan? Berikut adalah rangkumannya :

  1. Obat diabetes

Salah satu khasiat ciplukan adalah sebagai obat diabetes. Dengan menggunakan seluruh bagian tanaman ciplukan mulai dari akar, daun hingga buahnya, tanaman ini dibersihkan dan direbus hingga air rebusan menyusut menjadi 1/3 kali volume awal. Air rebusan inilah yang kemudian dikonsumsi satu kali dalam satu hari sebagai terapi pengobatan diabetes.

  1. Obat Influenza

Ambil sekitar 9-15 helai daun ciplukan, kemudian rebus dengan air satu gelas selama kurang lebh 10 menit. Saring lalu biarkan dingin. Minumlah sari daun ciplukan ini 2-3 kali sehari hingga sakit mereda.

  1. Gusi berdarah

Khasiat buah ciplukan juga bisa digunakan untuk gusi berdarah lho! Caranya mudah, makanlah 30 buah ciplukan segar setiap hari untuk mengatasi gusi yang  mudah berdarah. Meskipun ada rasa pahit pada buah ciplukan, kandungan Vitamin C-nya cukup tinggi untuk membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan kesehatan gusi serta mulut.

  1. Obat epilepsi

Khasiat buah ciplukan bisa digunakan sebagai obat pereda epilepsi. Konsumsi lah secara rutin buah ciplukan sebanyak 8-10 butir setiap hari. Treatment ini dipercaya dapat menekan munculnya gejala epilepsi.

  1. Kemampuan melawan kanker

Kandungan steorid pada buah ciplukan dapat digunakan untuk meningkatkan sistem imun, termasuk menjadi obat terapi tumor dan kanker. Beberapa studi ilmiah menyebutkan, ciplukan ternyata menunjukkan sitotoksisitas yang cukup besar terhadap sel kanker dalam uji laboratorium. Ciplukan diketahui dapat menurunkan ukuran tumor pada sel uji.

  1. Melawan virus

Memberikan pertahanan terhadap virus juga merupakan khasiat daun ciplukan. Sebuah penelitian di Jepang menunjukkan adanya kemampuan antivirus terhadap Hepes simplek-I, campak dan polio virus-I.

  1. Obat luka luar

Tanaman ciplukan bisa digunakan sebagai obat luka luar seperti borok atau bisul. Gunakan daun ciplukan sebanyak 1 genggam yang kemudian ditumbuk dan dicampur dengan air kapur sirih 2 sendok makan. Salep alami ini kemudian ditempelkan ke tempat yang luka untuk mempercepat proses pengeringan luka.

Baca juga: Cara menghilangkan bekas luka

Ulasan di atas adalah 7 manfaat dari tanaman ciplukan yang bisa digunakan sebagai pengobatan herbal. Alam menyimpan berjuta kebaikan, termasuk tanaman ciplukan yang kaya manfaat kesehatan ini, sehingga bisa kita ambil khasiatnya. Setelah tahu khasiat ciplukan yang luar biasa ini, pastinya anda tidak mau lagi mencabuti tanaman liar ciplukan ini yang mungkin saja tumbuh subur di pekarangan rumah anda.

Jika kita sering mendengar peribahasa yang mengatakan dunia tak selebar daun kelor, tentu kita dapat membayangkan seperti apa bentuk daun yang banyak terdapat di Indonesia ini. Berbeda dengan bentuknya yang kecil, daun kelor ternyata memiliki khasiat yang sangat besar bagi kesehatan. Wajar jika banyak ilmuan menyebut daun kelor sebagai pohon keajaiban atau miracle tree. Khasiat daun kelor sudah mulai diteliti sejak tahun 1980. Bahkan organisasi kesehatan dunia WHO sangat menganjurkan anak-anak dan bayi yang masih dalam masa pertumbuhan untuk banyak mengkonsumsi daun ini dikarenakan khasiat daun kelor yang luar biasa. Diketahui jika daun kelor memiliki kandungan gizi berlipat dibandingkan makanan lain seperti diantaranya:

  • Mengandung Potasium tiga kali lipat dibanding pisang
  • Mengandung Kalsium empat kali lipat dibanding susu
  • Memiliki kandungan vitamin C tujuh kali lipat dari jeruk
  • Mengandung vitamin A empat kali lipat lebih banyak dari wortel
  • Juga memiliki dua kali lipat protein dibanding susu.

Khasiat daun kelor sendiri diantaranya sebagai berikut:

  1. Mengatasi alergi

Untuk mengobati alergi dengan daun kelor, caranya dengan mengambil tujuh helai daun kelor lalu ditumbuk sampai halus. Kemudian tambahkan satu siung bawang merah dan air sebanyak tiga gelas. Rebus air ramuan daun kelor sampai mendidih dan airnya menyusut sampai hanya tersisa kira-kira dua gelas saja. Saringlah air rebusan daun kelor dan minum setiap hari secara rutin.

  1. Herpes, kurap dan luka bernanah

Caranya, ambil tujuh helai daun kelor lalu ditumbuk sampai halus. Kemudian tempelkan pada bagian yang terkena penyakit.

  1. Rematik, pegel linu dan nyeri pada persendian

Ambillah dua helai daun kelor, tambahkan setengah sendok makan kapur sirih, tumbuk hingga halus. Oleskan pada bagian tubuh yang merasa sakit dan nyeri.

Selain dapat menyembuhkan penyakit-penyakit di atas, khasiat daun kelor juga sangat ampuh sebagai upaya pencegahan penyakit mematikan diantaranya:

  1. Penyakit jantung

Melalu studi penelitian yang diterbitkan pada Februari 2009 oleh Journal of Medicinal Food, menemukan bahwa khasiat daun kelor dapat mencegah kerusakan jantung dan memberi antioksidan.

  1. Anti kanker

Penyakit mematikan selanjutnya yang digadang-gadang merupakan pembunuh nomor satu ini juga dapat dicegah dengan mengkonsumsi daun kelor. Khasiat daun kelor sebagai anti kanker telah diujikan dalam studi kultur jaringan sel kanker serviks manusia yang diterbitkan Juni 2011 oleh jurnal Food and Chemical Toxicology. Ekstrak yang dihasilkan dari daun kelor dapat membunuh sel dini serta mencegah pertumbuhan sel-sel kanker.

Masih banyak khasiat daun kelor seperti anti diabetes dan membantu mengurangi penyakit arthritis. Namun sebelum memutuskan untuk mengkonsumsi daun kelor sebagai obat alami, ada yang perlu kita ketahui tentang efek samping dari mengkonsumsi daun kelor.

Daun kelor aman untuk dikonsumsi sebagai minuman atau makanan jika digunakan dengan tepat. Bagian daun, biji dan buah mungkin aman dikonsumsi, namun tidak untuk akarnya. Akar daun kelor tidak boleh dimakan karena mengandung zat beracun yang dapat menyebabkan kelumpuhan bahkan kematian. Untuk daunnya sendiri belum ada informasi yang menguatkan jika daun kelor dikonsumsi dalam jumlah obat. Oleh karena itu, disarankan ketika kita hendak mencoba mengkonsumsi daun kelor sebagai upaya pengobatan, jangan berlebihan. Daun kelor juga tidak disarankan untuk dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui, terdapat penelitian yang mengatakan daun kelor baik bagi ibu menyusui untukmeningkatkan produksi asi. Namun informasi tersebut masih lemah.

Demikian informasi tentang khasiat daun kelor. Semoga memberi manfaat dan menambah wawasan kita.