Jenis-Jenis Kucing Persia yang Lucu dan Perawatannya

kucing persia

Pecinta kucing tentu sudah sangat kenal dengan kucing persia. Kucing jenis ini memang sering dijadikan sebagai binatang peliharaan. Wajah yang bulat, tubuh gemuk, bulu yang panjang, hidung pesek dan sifatnya yang manja membuat kucing persia ini semakin menggemaskan. Karena itu pula lah banyak orang tetap memilih merawat kucing persia walaupun perawatannya terbilang mahal.

gambar kucing persia
satujam.com

Akan tetapi sekarang ini sudah bisa dijumpai berbagai jenis kucing persia. Ini karena inovasi yang dilakukan oleh pera pengembangbiak kucing dimana mereka berinisiatif untuk mengawinkan kucing persia dengan kucing lainnya. Dari perkawinan silang tersebut dihasilkan kucing dengan tubuh lebih ramping, hidung lebih mancung, berbeda dari jenis kucing persia pada umumnya. Bahkan warna bulunya pun ada yang berbeda.

4 Jenis Kucing Persia yang Populer dikalangan Para Pecinta Kucing

Kucing Persia Himalayan

gambar kucing persia himalayan
dailyfpost.com

Kucing persia Himalayan adalah kucing hasil persilangan antara ras Siamse dan ras Persia. Persia Himalayan ini mempunyai bulu berwarna hitam dan hanya ada pada bagian telinga, hidung, ujung kaki dan ekor. Lalu untuk bagian lainnya berwarna putih. Karena keunikkan warna inilah yang akhirnya membuat kucing persia Himalayan paling mudah dikenali. Perlu diketahui juga jika pola warna pada persia Himalayan ini disebut dengan colorpaint.

Kucing Persia Peaknose

Persia Peaknose
cucok.com

Karakteristik dari persia Peaknose adalah hidung yang pesek. Para pecinta binatang sangat menyukai kucing persia jenis ini. Selain itu, persia Peaknose ini juga sering diikutkan dalam kontes-kontes kucing. Bisa dikatakan bahwa kucing persia jenis Peaknose ini lebih populer daripada jenis kucing lainnya.

Kucing Persia Flatnose

kcuing Persia Flatnose
hargakucing.com

Dari namanya sudah bisa ditebak bahwa kucing persia jenis ini memiliki hidung pesek. Kucing persia Flatnose ini mempunyai tubuh gemuk, pipi tembem, dan kucing ini semakin lucu seperti boneka dengan hidung pesek yang dimilikinya.

Sayangnya hingga kini masih banyak yang belum bisa membedakan antara persia Flatnose dan persia Peaknose. Keduanya mempunyai hidup pesek, tapi hidung pada kucing persia Flatnose lebih moncong daripada hidung yang dimiliki persia Peaknose.

Kucing Persia Medium

Kucing Persia Medium
cindarkucing.com

Kucing persia jenis ini mempunyai hidung yang tidak terlalu mancung dan juga tidak terlalu pesek. Persia Medium ini mempunyai bulu yang pendek. Pecinta kucing memilih kucing ini sebagai peliharaan karena bentuk wajah persia Medium yang lebih oriental.

Tips Merawat Kucing Persia

Perawatan kucing persia tentu saja berbeda dibandingkan perawatan kucing jenis lain pada umumnya. Bahkan salah merawat kucing persia bisa menyebabkan kucing rentan sakit hingga mati. Kucing persia ini umumnya bisa hidup selama 10 sampai 15 tahun. Lebih dari itu kucing persia yang dirawat dengan baik bisa membuat kucing mampu bertahan hidup hingga 20 tahun lamanya.

Lalu bagaimana cara merawat kucing persia dengan baik dan benar? Berikut paparan jawabannya.

Rutin menyisir bulu kucing

menyisir bulu kucing
kucingpersiaoke.blogspot.com

Kucing persia identik dengan bulu yang panjang. Jadi usahakan untuk menyisir bulu kucing secara rutin setiap harinya. Minimal dua kali sehari, ini akan membuat bulu kucing selalu rapi dan terlihat cantik.

Manfaatkan sisir khusus yang berbahan logam dan bergerigi jarang. Jangan sampai bulu kucing kusut tak terawat, jika dibiarkan, lama kelamaan bulu kucing akan mengeriting dan menggumpal. Kondisi ini akan menjadikan kucing mudah stress dan tidak nyaman.

Membersihkan saluran air mata

Membersihkan saluran air mata
arenakucing.com

Bukan hanya harus menyisir bulu kucing secara rutin. Namun saluran air mata pada kucing juga harus dibersihkan. Saluran air mata yang tidak dijaga kebersihannya akan sering mengeluarkan kotoran. Cara membersihkannya bisa dilakukan dengan menggunakan tisu yang telah dicelupkan air hangat lalu manfaatkan untuk membersihkan kotoran yang ada pada mata kucing.

Membersihkan lubang hidung

Membersihkan lubang hidung kucing
petnyaku.com

Hal ini penting dilakukan supaya lubang hidung kucing selalu bersih. Terlebih bagi Anda yang memelihara persia Peaknose. Ini dikarenakan persia Peaknose lebih mudah mengalami gangguan pada pernapasan sehingga tidak jarang persia jenis ini harus bernapas melalui mulut karena lubang hidungnya tersumbat. Untuk itu, pastikan Anda membersihkan lubang hidung kucing secara rutin. Manfaatkan cotton bud untuk membersihkannya.

Menyeka bulu kucing

Menyeka bulu kucing persia
cindarkucing.com

Selain harus memastikan kerapian bulu kucing dengan rutin menyisirnya, bulu kucing juga perlu dijaga keharumannya. Manfaatkan tisu bayi untuk menyeka bulu kucing supaya bulu kucing tetap wangi sepanjang waktu. Tisu bayi memiliki bau wangi dan dengan formulanya yang lembut tidak akan membuat kucing menjadi alergi.

Mengajak kucing berjemur

Mengajak kucing persia berjemur
kucingpersiaterbaik.blogspot.co.id

Kucing akan lebih sehat jika kucing berjemur di matahari pagi. Untuk itu, berikan tempat khusus di dekat jendela rumah supaya kucing bisa berjemur disana dengan leluasa. Selain menyehatkan, kucing yang rutin diajak berjemur juga akan lebih nyaman karena tidak merasakan dinginnya udara pagi.

Sediakan makanan bernutrisi

Pemberian makanan pada kucing persia sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kucing itu sendiri. Memang makanan utama kucing adalah ikan, namun saat ini tersedia banyak ikan kaleng yang dipasarkan. Nah, pilihlah ikan kaleng sesuai kebutuhan si kucing. Misalnya, jika kucing terlalu kurus, maka pilihkan ikan kaleng yang bisa menggemukkan badan.

Pemberian makan sesuai kebutuhan ini diharapkan akan tetap mampu menjadikan kucing memiliki nutrisi yang cukup. Dengan begitu tubuh kucing akan selalu sehat, bulu memanjang dengan lebat dan tidak rontok. Untuk hasil yang lebih maksimal, berikan vitamin sebagai pelengkap makanan hariannya.

Bersihkan bagian telinga kucing

Supaya telinga kucing selalu bersih, sebaiknya Anda rutin membersihkannya. Bersihkan bagian dalam dan luar telinga dengan memanfaatkan penyeka khusus pembersih telinga. Jika tidak ada bisa menggunakan tisu basah.

Memandikan kucing

Kucing adalah satu binatang yang sangat aktif. Kebiasaan kucing bermain-main di kolong perabotan rumah atau bahkan berguling-guling di tanah tentu saja menjadikan bulu kucing rentan kotor. Oleh karena itu upayakan untuk memandikan kucing secara rutin. Lebih jelasnya Anda bisa berkonsultasi dengan dokter hewan, sebab biasanya jadwal mandi kucing disesuaikan dengan kondisi kucing tersebut.

Bersihkan kandang

Kucing tidak bisa membersihkan kandangnya sendiri, itu artinya, Anda lah yang harus intens membersihkan kandang tersebut. Pastikan kandang kucing selalu bersih supaya nantinya kucing dapat terhindar dari stress dan bisa beristirahat dengan nyaman.

Berikan makan secukupnya

Sesuatu yang berlebihan itu tidak baik. Begitu pula dengan kucing yang makan terlalu banyak, ini akan menyebabkan kesehatan kucing bermasalah. Apalagi perut kucing persia cukup sensitif sehingga pemberian makan yang berlebihan harus benar-benar dihindari. Kucing yang makan terlalu banyak dapat membuat kucing mengalami diare maupun muntah-muntah.

Jaga kesehatan kucing

Perlu diketahui bahwa sekitar 30% hingga 40% kucing persia dapat mengalami ginjal polikistik. Biasanya penyakit ini menyerang ketika kucing persia berusia 3 sampai 10 tahun. Gejala yang timbul adalah; depresi, penurunan berat badan, menolak semua perawatan dan lainnya.

Sayangnya, hingga saat ini belum ada obat yang dapat menyembuhkan penyakit ini. Oleh karena itu pastikan Anda menjaga kebersihan dan kesehatan kucing persia dengan baik supaya resiko penyakit ini bisa dihindari.

Sayangi kucing

Kucing juga makhluk yang membutuhkan kasih sayang. Jadi jangan lantas memelihara kucing lalu membiarkannya begitu saja. Tidak cukup dengan memberikan makan dan minum, tapi Anda pun harus tetap menyayangi kucing. Bentuk kasih sayang pada kucing bisa dilakukan dengan mengajaknya bermain, mengajaknya mengobrol, menggendongnya, memanjakannya dan lain sebagainya.

Mengajak kucing bermain

Sama seperti manusia, kucing juga bisa merasa kesepian. Untuk itu berusahalah meluangkan waktu dengan bermain bersama si kucing persia yang menggemaskan itu. Dengan mengajaknya bermain, kucing akan merasa senang dan tidak merasa kesepian atau stress lagi. Bahkan kucing pun akan semakin dekat dengan Anda.

Cara Mudah Membuat Makanan Kucing Persia Sendiri

Anda yang memelihara kucing biasanya lebih memilih membeli makanan kaleng yang dijual di pet shop. Padahal dokter hewan lebih menyarankan untuk membuat makanan kucing dengan mengolahnya sendiri. Tujuannya tentu saja untuk memastikan bahwa makanan yang dikonsumsi kucing persia ini adalah makanan yang bersih, bernutrisi lagi menyehatkan.

Lagi pula, tidak semua produk makanan kucing yang dijual di pasaran cocok untuk dikonsumsi persia Anda. Akibatnya, tidak jarang kucing mengalami diare dan muntah. Jadi sekiranya Anda memiliki banyak waktu luang usahakan untuk membuat makanan kucing persia Anda sendiri. Berikut cara membuat makanan kucing persia yang dapat Anda coba.

Bahan-bahan yang perlu disiapkan antara lain:

  • 2 cangkir ayam (hilangkan tulangnya)
  • Nasi dengan takaran 1 cangkir kecil
  • Kentang sebanyak 1/4 cangkir
  • Kacang polong sekitar 1/4 cangkir
  • Kaldu ayam

Cara mengolahnya:

Siapkan panci berisi air lalu rebus ayam tanpa tulang dengan api sedang. Apabila sudah matang, potonglah ayam tersebut ke dalam ukuran kecil-kecil. Selanjutnya blender semua bahan-bahan hingga halus. Lalu, apabila suhunya sudah turun, Anda bisa langsung menyajikan makanan kepada kucing.

Karena kucing terbiasa mengonsumsi makanan instan, bisa jadi kucing akan menolak makanan yang Anda buat. Namun jangan khawatir, lambat laun kucing akan dapat beradaptasi dengan menu barunya tersebut.

Nah demikianlah ulasan tentang jenis-jenis kucing persia yang cukup dikenal di Indonesia beserta cara merawat hingga cara membuat makanan kucing. Setelah mengetahui poin-poin penting di atas, diharapkan Anda mampu merawat kucing persia dengan baik dan benar supaya kucing bisa tumbuh dengan sehat dan tetap menggemaskan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *